languages languagesicone
site loader
site loader
July 13, 2017 Kisah Sex Nyata Pengalaman Ngentotku Sama Nyonya

Kisah Sex Nyata Pengalaman Ngentotku Sama Nyonya

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

Kumpulan Kisah Sex Nyata Pilihan Terbagus 2018 Pengalaman Ngentotku Sama Nyonya STW Muda
cerita dewasa 2018, kisah dewasa 2017, cerpen dewasa 2018, novel dewasa 2018, cerita nyata terbaru 2018
Kisah Sex Nyata Pengalaman Ngentotku Sama Nyonya

Cerita Mesum 2018 Terus terang, semuanya terjadi secara tidak sengaja. Pada waktu itu aku membeli buku tentang indera ke-enam atau “bawah sadar”, tadinya sekedar iseng waktu berada di suatu toko buku. Inti buku itu mengajarkan begini. Kalau kita menginginkan sesuatu maka kita harus mencoba menvisualisasikannya..

Cerita sex, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex igo, cerita sex selingkuh, cerita sex sedarah, cerita sex perkosaan, cerita sex perawan, cerita sex terupdate.

Suatu saat apa yang kita visualisasikan itu akan terjadi, akan terlaksana. Mimpi? Bukan. Sebab untuk mencapai indera ke-enam seseorang justru tidak boleh tertidur, tetapi perlu menurunkan gelombang listrik di-otaknya dari gelombang beta menjadi alfa. Caranya? Gampang sekali..

Kita cukup memejamkan mata, membayangkan menuruni tangga spiral dengan minimal 10 gigi. Saat anda membayangkan ini, gelombang listrik di otak anda akan menurun frekuensinga dari 13 cycle atau lebih perdetik, menjadi 8-13 cycle per detik. Kelihatannya mudah tetapi butuh latihan, jadinya ya sukar.. He. He.. Nah di saat itulah kita memasuki bawah sadar (unconsciousness)

Apa keinginnan saya? Lha ini yang kurang ajar. Aku ingin nangkring di tubuh Nyonya Elis (waktu muda panggilannya Neng Elis). Nyonya Elis adalah ibu kostku. Kenapa Nyonya? Pertama, kemungkinan hamil nol persen. Pada usia 48 tahun biasanya wanita sudah masuk masa menopause. Yang kedua, ditanggung bersih, sehat tak mungkin kena penyakit “kotor” seperti gonorrhoe, syphilis, HIV dsb. Yang ketiga, gratis tidak perlu bayar, karena sama-sama menikmati. Untuk wanita, bersebadan dengan orang usia lebih muda akan menambah hormon estrogen, hormon khas wanita. Kalau wanita kekurangan hormon ini akan menderita osteoporosis, yaitu tulang menjadi rapuh, mudah patah.

Meskipun sudah kepala empat, tapi jangan meremehkan kecantikannya. Wajah Nyonya masih terlihat ayu. Kulit kuning langsat, tubuh langsing semampai. Secara legendaris, wanita sunda sangat rajin memelihara wajah dan tubuhnya. Mandi lulur sudah seperti prosedur tetap mingguan. Membedaki wajah dengan berbagai ramuan menjadi rutinitas harian. Itu sebabnya tidak hanya wajah dan tubuhnya yang mengesankan. Bau badannya juga sedap dengan aroma lembut. Lalu kalau mau tahu seperti siapa? Seperti siapa ya..? Nah kira-kira seperti itu.. Diana Lorenza, janda beranak satu dari Heru Kusuma.

Sudah tiga tahun aku tinggal di kost milik keluarga Padmadireja (suami Nyonya Elis), pensiunan wedana di salah satu kabupaten di Jawa Barat. Keluarga Pak Padma-Nyonya Elis ini mempuNyonya putera dua orang, semua sudah berkeluarga dan tinggal di Jakarta. Tinggalah Bapak?Ibu semang kostku ini dibantu seorang PRT dan seorang supir. Semua karyawan ini pulang sore.

Sudah seminggu aku latihan meditasi, belum ada hasil. Tambah tiga hari lagi, meskipun hampir putus asa. Tiba-tiba.., pada hari ke sebelas..

Malam itu sudah pukul 10, pintu kamarku diketuk orang.

“Mas Agus.. Mas Agus”

“Ya.. Nyonya”

“Tolong kerokin ibu sebentar ya..”

Pucuk dicinta, ulam tiba, burung dahaga, apem menganga.., hatiku berjingkrak bukan main.

“Sebentar Bu, saya ganti pakaian dulu”

Kamar-kamar yang dipakai kost letaknya di belakang rumah utama, dipisahkan oleh satu kebun kecil. Ada enam kamar, membentuk huruf U mengelilingi kebun. Masing-masing kamar berpenghuni satu orang. Kebetulan waktu itu masa liburan, namun karena aku harus mengejar “deadline” penyelesaian skripsi, terpaksa aku tidak dapat mudik. Hiya khan, masak sudah jadi mahasiswa PTN terkenal seantero dunia rela di-DO.

Singkat cerita aku sudah duduk di tepi tempat tidur di kamar Nyonya. Duduk dengan bersimpuh, ya.. seperti “pengerok” professional itu. Badan Nyonya dalam posisi tengkurap di depan saya. Punggungnya yang putih, mulus tanpa penutup apapun. Hanya tali BH sudah dilepas, tetapi buah dadanya masih sedikit terlihat, tergencet di bawahnya.. Leher Nyonya terlihat jenjang, putih, dengan rambut yang panjang sampai ke pinggang, disibakkan ke samping. Punggung ke bawah ada sejenis kain sarung yang diikatkan sekenanya secara longgar. Ke bawah, kain itu hanya menutupi sampai lipatan lutut. Di bawahnya betis yang halus, kencang.

Wajah Nyonya menghadap ke samping di mana saya duduk. Sesekali meraba lutut saya, entah apa maksudnya. Pemandangan ini mampu dan makin mengeraskan burungku yang sejak dari kamar tidurku mulai melongok, eh.. bangun menggeliat (Jawa: ngaceng). Dalam waktu 15 menit seluruh punggung Nyonya sudah aku keroki. Suasana sekitar kamar hening, hanya degub jantungku yang makin mengeras.

Burungku, pelan tapi pasti makin menegang juga. Aku diam, Nyonya juga demikian. Mau ngomong apa aku? Bicara tentang Pak Padma..? Ah sama aja bicara tentang kompetitor. Toh malam ini aku yang akan menjadi

“Mas Padma”, akan menumbuk padi di lumbung Nyonya. Mau ngomong anak-anak Nyonya? Yang akan ditengok Pak Padma yang sore tadi berangkat? Ngapain toh sebentar lagi aku akan menganggap Nyonya ini ibarat pacarku.

“Pinggangnya juga ya Mas..”

“Ya.. Ya.. Bu..”, jawabku seperti terbangun dari lamunan berahi.

Aku tarik kain yang menutupi pinggang Nyonya. Ya ampun.. Rupanya Nyonya sudah melepas celana dalamnya. Kini di depan mataku ada pemandangan yang.. Waduh.. Ada gambaran parit sempit di tengah tulang pinggang memanjang ke bawah.. Terus.. Ke bawah, berujung di satu celah sempit di antara dua bukit pantat yang putih padat.. Menggemaskan.. Aku bayangkan.. Apa yang ada di depan pantat itu..

Tiba-tiba Nyonya membalikkan badannya..

“Depan ya Mas..”

Dengan mata terbelalak kaget, kini aku melihat pemandangan yang luar biasa, yang belum pernah kulihat selama 24 tahun berada di kolong langit. Seorang wanita dengan kulit langsat telanjang bulat, dengan lingkaran perut pinggang ramping, buah dada masih lumayan besar, meskipun sudah rebah ke samping. Di tengan buah dada yang ber “pola” tempurung, terlihat puting besar warna hitam dikelilingi area hitam kecoklatan.. Di bawah pusar ada rambut yang mula-mula jarang tetapi semakin ke bawah semakin lebat, sepeti gambaran menara “Eiffel” dengan ujung runcingnya menuju pusar..

Di pangkal tumbuhnya rambut terdapat gundukan kemaluan yang pinggir kiri dan kanannya tumbuh rambut, bak gambaran hutan kecil.. Ampun mana tahan.. Mau pecah rasanya kemaluanku menahan tekanan akumulasi cairan di pembuluh darah kemaluanku.

“Nyonya Aku nggak tahan lihat begini..?”

“Maksudnya, Mas Agus sudah capai..?”

“Enggak Nyonya.. Burung saya sudah.. Nggak bisa.. Nggak bisa.. Saya nggak tahan lagi..!”

“Lho, kok baru bilang sekarang.. Ayo naik..”, sambil berkata demikian tangan kanannya melambai, mempersilakanku menaiki perutnya..

Seperti kucing kelaparan, aku segera mengangkangi perut Nyonya, aku mau mencium pipinya, lehernya, mau melumat bibirnya. Tetapi gerakanku membungkuk terganjal burungku yang keras dan sakit waktu tertekuk. Malah ketika kupaksakan dan terus tertindih perutku, pertahanan katupnya jebol. Karena tiba-tiba.., crut.. crut.. crut.. Dari burungku tersembur, memancar air mani, yang disertai rasa nikmat. Ejakulasi!! Semburan air maniku mengenai dada Nyonya, leher dan perutnya.

Setelah menyembur, burungku sedikit kendur, aku peluk leher Nyonya, aku kulum dengan berapi-api bibirnya. Rupanya Nyonya merespons dengan penuh gairah juga. Aku gigit dengan lembut bibirnya, sesekali aku sedot lidahnya. Lima menit lamanya, baru aku tersadar.

“Maaf Nyonya, air mani saya tadi..”

“Ah, nggak apa-apa, itu tandanya Mas Agus masih “jejaka ting-ting”, nanti sebentar juga bangun lagi.”, sambil berkata demikian, Nyonya mencium lagi bibirku. Tentu saja aku membalasnya dengan lebih bernafsu.

Kecuali bibirku melumat bibir Nyonya, tanganku juga meraba buah dada Nyonya. Memang sudah tidak gempal, tapi masih “berisi” 80 persen. Kedua tanganku masing-masing meraba, memeras-meras, memilin-milin puting Nyonya. Kadang saking gemasnya cengkeraman tanganku ke buah dadanya agak keras, menyebabkan Nyonya meringis menggeliat. Begitu juga bila puting Nyonya aku pilin agak kuat, Nyonya bereaksi..

“Enak, enak.. Tapi sakit Mas.. Jangan keras-keras.. Yang (maksudnya Sayang)..”

Tanpa terasa saat aku menggulati tubuh Nyonya, mendekami dada, perut, menekan kemaluan Nyonya dengan kemaluanku, terasa burungku mulai menggeliat lagi. Makin lama makin keras.

“Nyonya.. Burung saya.. Nyonya mau.. Lagi..?”

“Nah, apa khan.. saya bilang, ayo.. lagi, tapi ‘ntar.. Yang, aku bersihkan badanku dulu ya.. ya..”

Nyonya masuk ke kamar mandi dalam di ruang tidur. Keluar dari kamar rambutnya terlihat sedikit basah, sebagian terjurai di lengan. Ya.. Tuhan.. Cantik sekali dewi ini..

Aku pun juga masuk juga ke kamar mandi, membersihkan bagian badan yang terkena air mani. Keluar dari kamar mandi dalam keadaan telanjang bulat, terlihat burungku tegak, keras mendongak ke atas membentuk sudut 45 derajat dengan garis horizontal. Batangnya besar, warna kehitaman dengan tonjolan pembuluh darah membujur, sebagian melintang. Seperti tongkat ukiran. Ujungnya, gland kemaluan, besar, kemerahan, membentuk topi baja yang mengkilat. Antara gland kemaluan dan batang terlihat leher kemaluan yang dangkal. Rasanya aku mau berkelahi dengan membawa senjata golok.

Waktu Nyonya melihat aku dan memperhatikan kemaluanku..

“Hei.. Gede buanget.. Hebat buanget.. Pasti nikmat buanget..” Aku menyahuti tiruan iklan itu, dengan meletakkan ibu jari tangan kananku di depan bibirku..

“Sssstt..” Tentu saja Nyonya senyum atas jawaban spontanku.

Langsung akau naiki perut Nyonya. Dengan lutut menahan badan, aku sedikit menunduk, memegang kemaluanku. Segera kumasukkan ke liang kemaluan Nyonya. Aku takut kalau nanti terlambat masuk ke kemaluan, maninya tersembur lagi keluar. Nyonya maklum juga kelihatannya. Kupegang kemaluanku, kepalanya kuhadapkan di depan kemaluan Nyonya, lalu kudorong masuk. Bless.. Lega sekali rasanya. Kalau nanti muncrat, ada di dalam liang kemaluan Nyonya..

Lalu aku rebahkan tubuhku ke depan dengan bertumpu pada kedua sikuku. Bertemulah dadaku dengan buah dada Nyonya, bibirku dengan bibir Nyonya. Kedua tanganku memegang pipi Nyonya, Nyonya kucium mesra, lalu kucucuk-cucukkan bibirku pada bibirnya, eh.. menirukan burung yang bercumbu. Sesekali tanganku meremas buah dadanya, memilin putingnya, terkadang mulutku turun ke bawah, menghisap puting buah dada Nyonya, bergantian kanan dan kiri

Akan halnya kemaluanku waktu kumasukkan ke liang kemaluannya, rasanya memasuki ruang kosong, berongga. Tetapi setelah itu rasanya ada kantong yang menyelimuti. Permukaan kantong itu bergerigi melintang, pelan-pelan kantong itu “meremas “kemaluanku. Tak ingin cepat berejakulasi maka kutarik kemaluanku, kantong kemaluan itu tidak “mengejar”nya. Kumasukkan lagi seperti tadi, terasa masuk ruang kosong, sebentar liang kemaluan mulai meremas, kutarik lagi. Begitu beberapa kali. Terkadang kemaluanku agak lama kutarik keluar, sampai tinggal “topi bajanya” yang ada di antara ‘labia mayora’-nya. Terus begini Nyonya mencubitku..

“Masukkan lagi Yang..”

Gerakkan in-out ini makin cepat, “pengejaran” kemaluan oleh sekapan kantong kemaluan juga makin cepat. Di samping itu di pintu masuk, bibir luar (labia mayora) dan bibir dalam (labia minora) juga ikut “mencegat” kemaluanku. Makin cepat aku keluar-masukkan kemaluanku, Nyonya terlihat makin menikmati, demikian juga aku sendiri. Ibarat mendaki gunung hampir tiba di puncaknya.  Baca Juga: Kisah Sex Nyata Perawan Menawan Janda Menggoda

Kecepatan kemaluanku memompa kemaluannya semakin bertambah cepat, denyut nadiku semakin bertambah, nafas juga semakin cepat. Terlihat juga wajah Nyonya semakin tegang menanti puncak orgasme, nafasnya terlihat juga semakin kencang. Cairan di liang kemaluan Nyonya juga terasa semakin banyak, ibarat oli untuk melicinkan gesekan kemaluanku. Peluhku mulai menetes, jatuh bercampur peluh Nyonya yang tercium sedap dan wangi.

Makin cepat, makin tinggi.., tiba-tiba kemaluanku terasa disekap rongga kemaluannya dengan kuat.. Kuat sekali dengan denyutan yang cepat tetapi dengan amplitudo yang rendah. Orgasme! Nyonya mencapai orgasme. Di saat itu lengan Nyonya memeluk leherku kuat sekali, sedang tungkainya memeluk pantatku dengan kencang.

“Aihh..”, terdengar desah kepuasan keluar dari bibir Nyonya.

Beberapa menit kemudian lubang kemaluanku terasa jebol, cairan menyemprot keluar entah berapa cc. Nikmat.., nikmat sekali.. Nikmat luar biasa. Orgasme Nyonya terjadi lebih dulu dari ejakulasiku. Kalau saja Nyonya masih bisa hamil, kata dokter anak yang lahir nanti adalah pria.

Saya masih tetap memeluk Nyonya sambil mengendurkan nafas. Pelan-pelan kemaluanku mulai mengendur, mengkerut. Tapi rupanya Nyonya merespons. Paha dan tungkainya diselonjorkan (diluruskan). Maksudnya memberi jalan agar kemaluanku keluar.

“Terima kasih Yang, terima kasih Mas Agus.. Mas hebat sekali..”, bisiknya.

“Kau cantik sekali Nyonya, secantik bidadari..”, balasku

Badanku kurebahkan di samping badan Nyonya, memeluk Nyonya yang tidur telentang. Kami tidur dalam keadaan telanjang, hanya ditutupi selimut. Nikmatnya Nyonya, nikmatnya wanita, nikmatnya dunia.

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 13, 2017 Kisah Sex Nyata Test Model Berujung Perkosaan

Kisah Sex Nyata Test Model Berujung Perkosaan

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

 Kumpulan Kisah Sex Nyata Pilihan Terbaik 2018 Test Model Berujung Pemerkosaan Biadab
cerita dewasa, cerita dewasa 2018, kisah nyata dewasa, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa terupdate 2018
Kisah Sex Nyata Test Model Berujung Perkosaan

Cerita Dewasa 2018 Pagi hari. Aqu baru saja bangun tidur. Udara terasa segar setelah Jakarta diguyur hujan deras semalaman. Kukenakan kaos oblong tanpa lengan serta celana pendek ketat yg menampakkan lekuk-lekuk bokongku yg begitu menggiurkan. Aqu berjalan ke halaman depan.

Cerita sex, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex igo, cerita sex selingkuh, cerita sex sedarah, cerita sex perkosaan, cerita sex perawan, cerita sex terupdate.

“Aha.. Koran baru sudah datang”, kataqu dalem hati melihat surat kabar pagi terbitan hari ini tergeletak di dekat pintu pagar rumah. Kuambil surat kabar itu. Kemudian aqu duduk di kursi di teras sambil membacanya. Sebagai pelajar fakultas ekonomi aqu sangat menyukai berita-berita tentang perekonomian Indonesia termasuk krisis moneter berkepanjangan yg tengah melanda Indonesia. Kubolak-balik halaman-halaman surat kabar. Mataqu tertumbuk pada sebuah iklan satu Baris Besar yg cukup mencolok.

“Dicari, Wanita berusia 17 sampai 25 taun. Muka serta penampilan menarik. Berbadan ramping. Tinggi minimal 165 cm dgn berat yg sesuai. Bisa bergaya. Berminat untuk menjadi foto model. Peminat diharapkan datang sendiri ke **** (edited) Agency, Jl. Cempaka Mas **** (edited), Jakarta Pusat.”

“Aqu bisa diterima apa gag ya?” Aqu bertanya dalem hati. Memang sih, kupikir-pikir aqu memenuhi syarat-syarat yg diminta. Usiaqu baru menginjak 20 taun. Badanku ramping dgn tinggi 170 cm, seimbang dgn ukuran dadaqu yg di atas rata-rata wanita seusiaqu. Mukaku cantik. Kawan-kawanku bilang aqu perpaduan antara Desy Ratnasari serta Maudy Kusnaidi. Tetapi menurutku sih mereka terlalu memujiku berlebih-lebihan.

Ah, coba-coba saja aqu melamar. Siapa tau aqu diterima jadi foto model. Kan lumayan buat menambah penghasilan. Aqu masuk ke dalem rumah, ke kamarku.
“Pakai baju apa ya enaknya?” batinku. Ah ini saja. Kukenakan blouse biru muda serta celana panjang jeans belel yg cukup ketat yg baru saja beberapa hari yg silam kubeli di Cihampelas, Bandung.

Boil Feroza yg kukendarai memasuki jalan yg disebut dalem iklan. Ah, mana ya nomor **** (edited)? Nah ini dia. Rumahnya sih cukup mentereng. Di halamannya terpampang papan nama
“**** (edited) Agency Photo Studio & Modelling. Menerima anggota baru.” Wah bener ini tempatnya. Kuparkir boilku di pinggir jalan. Di sana sudah banyak bertengger boil-boil lain. Aqu masuk ke dalem. Astaga! Di dalem sudah banyak perempuan-perempuan cantik. Pasti mereka juga adalah pelamar sepertiku. Sejenak mereka memandanggku ketika aqu masuk. Mungkin mereka kagum melihat kecantikan mukaku serta kemolekan badanku. Kucari tempat duduk yg kosong setelah sebelumnya mendaftarkan diriku di meja pendaftaran.

Gila, hampir semua tempat duduk terisi. Nah, itu dia ada satu yg kosong di sebelah seorang perempuan yg cantik sekali, keturunan Indo. Mukanya mirip Cindy Crawford. Kelihatannya ia sebaya dgnku. Tetapi astaga, ia memakai baju yg berdada rendah alias “you can see,” serta rok jeans mini yg cukup ketat, sehingga menampakkan pangkal buah dadanya yg berukuran cukup besar. Ia nampak memandanggku serta tersenyum. Melihatnya aqu menjadi minder. Wah, sainganku ini top sekali. Apakah mungkin aqu terpilih menjadi foto model di sini? Satu persatu para pelamar dipanggil ke ruang pengetesan, sampai si Indo di sampingku tadi dipanggil juga. Semua pelamar yg sudah dites keluar lewat pintu lain. Akhirnya namaqu dipanggil juga.

“Hesty K**** (edited) dipersilakan masuk ke dalem.”
Aqu pun masuk ke dalem serta disambut oleh seorang pria berbadan agak gemuk.
“Kenalkan aqu Andro, direktur sekaligus pemilik agensi ini. Siapa nama kamu tadi? Oh ya, Hesty, nama yg bagus, sebagus orangnya. Sekarang giliran kamu dites. Coba kamu berdiri di sana.”
Aqu pun menurut saja serta menuju tempat yg ditunjuk oleh Andro, di bawah lampu sorot yg cukup terang serta di depan sebuah kamera foto.

“Coba kamu lihat-lihat contoh-contoh foto ini. Pilih lima gaya di antaranya. Aqu akan mengetes apakah kamu bisa bergaya. Jangan malu-malu, don’t be shy!” kata Andro sembari memberiku sebuah album foto. Aqu melihat foto-foto di dalemnya. Ah ini sih seperti gaya foto model di majalah-majalah! Mudah amat! Lalu aqu memilih lima gaya yg menurutku bagus. Setelah itu, jepret sana, jepret sini, lima gaya sudah aqu berpose serta dipotret. Tetapi Andro belum mempersilakan aqu keluar ruangan. Dia kelihatannya seperti berpikir sejenak.

“Nah, sekarang, Hes. Coba kamu buka kancing-kancing bagian atas blouse kamu. Gag usah malu. Biasa-biasa aja lah!”
Kupikir tak apa-apa lah kali ini. Kubuka beberapa kancing atas blouseku sehingga terlihat BH yg kupakai. Mata Andro sekilas berubah saat melihat pangkal buah dadaqu yg montok. Lalu aqu dipotret lagi dgn pose-pose yg sensual.
“Nah, begitu kan yahud. Sekarang coba buka baju kamu semuanya.”
Wah! Ini sih mulai kelewatan!
“Ayolah, jangan malu-malu!”
Sebenernya dalem hati aqu menolak. Akan Tetapi biarlah, karena aqu sejak kecil selalu mengidam-idamkan ingin menjadi foto model.

Dgn perlahan-lahan kutanggalkan blouse serta celana panjangku. Mata Andro tak berkedip memandangi badan mulusku yg hanya ditutupi oleh BH serta celana dalem. Aqu sedikit menggigil kedinginan hanya berpakaian dalem di ruangan yg ber-AC ini. Namun Andro tidak mengindahkannya. Ia malah menyuruhku menanggalkan busana yg masih tersisa di badanku. Ah, gila ini! Tetapi cueklah, hanya berdua ini! Lalu dgn membelakangi Andro, kulepas BH-ku. Kusilangkan tanganku di dada menutupi buah dadaqu.

“Han, masak kamu balik badan begitu. Bagaimana aqu bisa mengetesmu.”
Aqu membalikkan badan menghadap Andro. Andro menyuruhku menurunkan tangan yg menutupi buah dadaqu. Andro terpana menyaksikan buah dadaqu yg montok serta berisi dgn pentil susunya yg tinggi menantang berwarna kecoklatan segar, tanpa tertutup oleh selembar benang pun. Aqu menjadi risih pada pandangan matanya. Andro menyuruhku melepas celana dalemku. Ia semakin melotot melihat bagian kemaluanku yg ditumbuhi oleh rambut-rambut halus yg masih tipis. Sekilas kulihat kemaluan di balik celana panjangnya menegang.

“Nah, sekarang kamu diam di situ. Akan kuukur badanmu, apakah memenuhi syarat”, kata Andro sambil mengambil meteran untuk menjahit. Pertama kali dia mengukur ukuran vital dadaqu. Ia melingkarkan meterannya melalui buah dadaqu. Dgn sengaja tangan Andro menyentil pentil susuku sebelah kanan sehingga membuatku meringis kesakitan. Tetapi aqu diam merengut saja.

“Kamu beruntung memiliki buah dada yg indah seperti ini”, kata Andro sambil mencolek belahan buah dadaqu.
“Nah, sudah selesai sekarang.” Aqu merasa lega. Akhirnya selesailah pelecehan seksual yg terpaksa kuterima ini.
“Jadi saya sudah boleh keluar?” tanyaqu.
“Eit! Siapa bilang kamu sudah boleh keluar?! Nanti dulu, manis!”
Wah, kacau! Apa gerangan yg ia inginkan lagi?
“Susan!” Andro memanggil seseorang.
Seorang Wanita cantik keluar dari ruangan lain, telanjang bulat. Ya ampun, ternyata ia adalah perempuan Indo yg tadi duduk di sampingku di ruang tunggu. Buah dadanya yg montok bergantung indah di dasertaya, seimbang dgn pinggulnya yg montok pula. Aqu bertanya-tanya apa arti dari semua ini.

“Nah, sekarang coba kamu lihat, Hesty. Susan ini adalah satu-satunya pelamar yg berhasil terpilih. Mengapa? Sebab ia cocok dgn profil foto model yg saya inginkan untuk proyek kalender bugil yg akan saya edarkan di luar negeri. Kalo kamu ingin berhasil seperti Susan, kamu harus berani seperti dia, Hes”, kata Andro sambil menunjuk ke arah Wanita cantik yg bugil itu. Astaga! Batinku. Aqu harus dipotret bugil. Bagaimana pandangan orang-orang terhadapku nanti apabila foto-foto telanjangku sampai dilihat orang-orang banyak?! Tetapi kan cuma diedarkan di luar negeri?!

“Baiklah, Tetapi kali ini aja ya”, aqu menyggupinya. Akhirnya aqu dipotret dalem beberapa pose. Pose yg pertama, aqu disuruh berbaring tertelentang dgn pose memanjang di atas ranjang, dgn membuka pahaqu lebar-lebar, sehingga menampakkan kemaluanku dgn jelas. Pose kedua, aqu duduk mengangkang di tepi ranjang sementara Susan menjilati lubang kemaluanku. Pose ketiga, aqu dalem keadaan berdiri, sesertagkan Susan dgn lidahnya yg mahir mempermainkan pentil susuku. Pose keempat, aqu masih berdiri, sementara Susan berdiri di belakangku serta berbuat seolah-oleh kami berdua sesertag bersenggama. Susan berperan sebagai seorang pria yg sesertag menghujamkan batang kemaluannya ke dalem lubang kemaluanku, sesertagkan tangannya meremas-remas kedua belah buah dadaqu yg indah. Serta aqu diminta memejamkan mataqu, seakan-akan aqu sesertag terbuai oleh kenikmatan yg tiada taranya. Semua itu adalah pose-pose yg membangkitkan nafsu birahi bagi kaum pria namun amat memuakkan bagi diriku.

Tiba-tiba kurasakan kedua belah buah dadaqu diremas-remas dgn lebih keras, bahkan lebih kasar. Aqu meronta-ronta kesakitan. Aqu menoleh ke belakang. Astaga! Ternyata yg di belakangku sudah bukan Susan lagi, melainkan Andro yg sekarang tengah mempermainkan buah dadaqu dgn seenaknya! Entah Susan sudah ke mana perginya.

“Jangan, Pak! Jangan!” Aqu memberontak-berontak sebisa-bisanya. Tetapi semua itu tidak ada hasilnya. Tangan Andro lebih kuat mendekapku kencang-kencang sampai aqu hampir tidak bisa bernafas.
“Kamu memang bener-bener cantik, Hesty”, kata Andro sambil mencium tengkukku sementara tangannya masih terus merambah kedua bukit yg membusung di dadaqu.

Tiba-tiba dgn kasar, Andro mendorongku, sehingga aqu jatuh tertelentang di sofa. Melihat badan mulusku yg sudah tergeletak pasrah di depannya, nafas Andro memburu bagai dikejar setan. Matanya melotot seperti mau meloncat keluar melihat keindahan badan di depannya. Kututup buah dadaqu dgn tanganku, Tetapi Andro menepiskannya.  Baca Juga: Kisah Sex Nyata Terupdate Hasan Anak Sulungku

Betapa belahan buah dadaqu sangat lembut serta merangsang ketika mulut Andro mulai menjamahnya. Buah dadaqu yg putih bersih itu memang menggiurkan. Mulut Andro dgn buas menjilat serta melumat bagian puncak buah dadaqu, lalu mengisap pentil susuku bergantian, sehingga aqu menggelinjang kegelian. Nafasku ikut memburu kala tangan Andro mulai merayap ke selangkanganku, meraba-raba pahaqu dari pangkal sampai lutut. Lalu betisku yg mulus itu.

Aqu hampir-hampir tak bisa bernafas lagi ketika mulut Andro terus mengisap serta menyedot pentil susuku. Aqu meronta-ronta. Tetapi Andro terus mendesak serta melumat pentil susuku yg runcing kemerahan itu. Seumur hidupku, belum pernah aqu diperlaqukan sedemikian lupa oleh lelaki manapun, serta kini aqu harus menyerahkan diriku pada Andro.

Andro mencoba mendorong batang kemaluannya masuk ke dalem lubang senggamaqu yg sempit. Ia sudah tak kuat lagi membendung nafsunya yg memuncak ketika batang kemaluannya bergesekan dgn lubang kemaluanku yg merah terbuka. Batang kemaluan Andro akhirnya menghujam seluruhnya ke dalem lubang kenikmatanku. Aqu menjerit ketika lubang kemaluanku diterobos oleh batang kemaluan Andro yg tegang serta panjang. Betapa perih ketika “kepala meriam” itu terus masuk ke dalem lubang kemaluanku, yg belum pernah sekalipun merasakan jamahan laki-laki.

Aqu mencoba memberontak sekuat tenaga lagi. Tetapi apa daya, Andro lebih kuat. Lagipula aqu sudah lemas, tenagaqu sudah hampir habis. Terpaksa aqu hanya bisa menerima dgn pasrah digagahi oleh Andro. Serta akhirnya, aqu merasa tak kuat lagi. Setelah itu aqu tak ingat apa-apa lagi. Aqu tak sadarkan diri.

Saat aqu siuman, aqu menyadari diriku masih tergeletak telanjang bulat di sofa dgn cairan-cairan kenikmatan yg ditembakkan dari batang kemaluan Andro berhamburan di sekujur perut serta dadaqu. Sementara kulihat ruangan itu telah kosong. Segera kukenakan pakaianku kembali serta bergegas ke luar ruangan. Kukebut Feroza-ku pulang ke rumah serta bersumpah tak akan pernah kembali lagi ke tempat terkutuk itu!

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 13, 2017 Kisah Sex Nyata Bercinta Sama Pelayan Bohay

Kisah Sex Nyata Bercinta Sama Pelayan Bohay

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

 Kumpulan Kisah Sex Nyata Bercinta Sama Pelayan Bohay Pilihan Terbaik 2018
cerita sex 2018, cerita dewasa 2018, cerita ngentot terbaru, cerita xxx terupdate
Kisah Sex Nyata Bercinta Sama Pelayan Bohay

Cerita Sex 2018 Dari sekian banyak aku menyetubuhi wanita, hanya dari Yanti (nama yang kusamarkan) aku mendapatkan pengalaman nikmat. Sungguh nikmat. Yanti, 23 th, lebih tinggi dariku, kira-kira 167-an, bentuk tubuh yang montok dengan tingginya, dada membusung cukup besar, dan memek yang lumayan masih ada ‘rem’nya.

Cerita sex, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex igo, cerita sex selingkuh, cerita sex sedarah, cerita sex perkosaan, cerita sex perawan, cerita sex terupdate.

Aku katakan lumayan karena sebagai profesional biasanya ‘longgar’. Ia kerja di “C” massage di kawasan Cibadak, Bandung, sebagai ‘pemijat’. Tentu saja ‘jabatan’ ini hanya kamuflase, profesi sesungguhnya ya… melayani konsumen yang butuh seks. Bagiku, tubuh Yanti ini nyaris ideal, kecuali satu : kulitnya tak begitu putih. Sawo teranglah.

Awalnya aku memilih Yanti karena caranya duduk di ‘etalase’ serta belahan di buah dadanya yang mengundang. Waktu itu ia mengenakan baju malam ketat panjang warna hitam dengan belahan memek nya yang nyaris sampai pangkal paha serta dada rendah yang hanya ditopang dua utas tali yang melingkari sepasang bahunya yang terbuka. Aku sempat khawatir jangan-jangan tali-tali itu tak mampu menahan beratnya sepasang buah yang seakan ‘meledak’. Model baju ini memamerkan 55 % daging buah-buah dadanya itu. Dua senti lagi ke memek nya pasti putingnya terlihat. Aku segera memilihnya apalagi ‘pemandu’ di situ menyebutkan dari mana Yanti berasal : Korea !

Aku sebetulnya kurang menyukai pelayanan yang standar di tempat ‘pijat’ ini. Begitu mengunci kamar, si pemijat langsung mencopoti pakaiannya sampai telanjang bulat, lalu digantinya dengan balutan handuk. Kita disuruhnya telanjang juga kemudian dimandikan sebelum ia mandi sendiri. Di setiap kamar ada shower-nya.

Mauku sih, pakaian dibuka satu-persatu dan pelan-pelan sehingga ada unsur exciting. Aku punya cara tersendiri dalam menikmati buah dadanya. Sebelum membuka KUTANG, aku biasa menciumi daerah kedua ‘buah dadanya’ yang tak tertutup kutang – syaratnya : dada itu harus cukup besar. Lalu tali KUTANG kutarik ke memek nya sampai putingnya cukup nongol buat dicium dan disedot. Baru cup-nya dilepas, satu-persatu tentu saja. Enak juga menciumi bagian buah memek nya puting. Dengan Yanti aku tak sempat menikmati kesenangan itu.

Cara Yanti memandikanku cukup membuat ontolku bangkit. Setelah seluruh tubuhku (kecuali kepala) diguyur, ia menyabuni daerah dada, perut, kelamin, dan paha depan. Di daerah kelamin ia menyabuni dengan begitu teliti, mulai dari pangkal, leher, dan kepala ontol, kantung pelir dan sekitarnya sehingga ontolku mulai bangun. Serasa aku dimasturbasi ketika ia secara berulang menggosok seluruh batang ontolku. Kelak aku baru tahu kenapa hanya daerah-daerah itu saja yang ia sabuni.

Setelah Yanti selesai mandi juga, disuruhnya aku berbaring terlentang di ranjang. Enak saja ia memerintah, padahal aku yang bayar. Anehnya, aku nurut saja. Kemudian ia merangkak di atas tubuhku dan mulai menciumi dan menjilati dadaku. Daerah puting mendapat jilatan yang intensif. Di sini kesempatanku meremas di buah dadanya yang ternyata cukup empuk. Jilatan diteruskan ke memek nya, perut, kemudian paha sampai lututku, kelamin dilewati ! Tapi tunggu dulu. Setelah lutut ia kembali ke atas, ke paha, baru ke ontolku. Inilah yang disebut ‘mandi kucing’. Ia menjilati seluruh area tubuhku yang ia sabuni tadi !

Jilatan di daerah kelamin yang paling seru. Lidahnya menelusuri seluruh batang ontolku.

Dikemotnya buah ontolku, bahkan jilatannya sampai ke daerah di memek nya kantung zakar.

Kontan ereksiku makin mengencang. Lalu dikecupnya ujung kepala ontolku, sebelum ia secara perlahan dan bertahap memasukkan seluruh batang ontol ke mulutnya. Kepala Yanti bergerak naik turun berirama, aku merem-melek menikmati permainan oral-sexnya. Baru beberapa kali kocokan, mulutnya melepas ontolku.

“Jangan dikeluarin dulu, ya Mas,” katanya.
“Ya..ya……. terusin,” perintahku cepat, khawatir kehilangan moment enak ini.

Kembali ia mengulum, keluar-masuk. Tapi aku tak boleh terlalu berlama-lama. Benar juga kekhawatiran Yanti. Aku mulai merasa geli-geli di ujung sana.
“Udah…udah….geli,” kataku.
Yanti melepas, sehingga aku punya kesempatan untuk mengontrol diriku agar tak sampai puncak. Barusan rasa-rasanya maniku hampir tumpah.

Yanti lalu mengambil posisi, terlentang membuka ke dua kakinya, siap. Aku bertumpu pada lutut, siap masuk kelubang memeknya. Posisi standar, memang. Tapi aku mengurungkan niat untuk masuk sekarang. Aku tadi belum sempat menikmati buah di buah dadanya, sekaligus aku ‘mencuri’ waktu untuk sedikit meredakan diri. Buah kembar itu kulumat. Putingnya kusedot. Dia menolak ketika aku mencicipi kekenyalan daging di buah dadanya dengan menggigit. Cukuplah. Aku sudah tak sabar kepingin merasakan lubangmemeknya.

Kembali aku bertumpu pada lututku. Yanti membuka lebar ke dua kakinyanya. Tapi aku tak mau posisi yang ‘terlalu standar’, kulipat pahanya ke atas. Kutempatkan kepala ontolku yang tegang ke mulutmemeknya. Kudorong perlahan lahan. Aku masuk, mulai mengocok naik-turun, Yanti menggoyang kiri-kanan.memeknya lumayan, masih ada sedikit ‘hambatan’. Tiba-tiba di tengah kocokan, Yanti menahan pantatku pada posisi masuk. Maksudnya, supaya aku berhenti mengocok. Selanjutnya, ontolku merasakan jepitan berirama di dalam sana. Waaahhhh…. enaknya. Sensasi baru ! Yanti mampu memainkan lubang dalammemeknya, sehingga kita yang di dalam merasakan denyotan beraturan !

“Enak, Mas ….?” tanyanya sambil senyum. Kurang ajar !

Aku kembali ‘memompa’ setelah mendapatkan isyaratnya melalui pantatku. Setelah beberapa kali kocokan, kembali aku mendapatkan ‘bonus denyotan’ dari Yanti. Mungkin inilah sebabnya pemandu di depan tadi memberiku ‘rekomendasi’ bahwa Yanti berasal dari Korea. Padahal dari percakapan singkat dengan Yanti tadi aku mengenali logat bicaranya dari daerahjepang, bukan Korea. Ketrampilan Yanti memainkan memeknya dijual dengan label merek “Korea”. Ah.. peduli amat, yang penting rasanya Bung !

Denyotan kedua ternyata mempercepat prosesku menuju puncak. Aku mencoba bertahan dengan memperlambat gerakanku, tapi tak berhasil. Rasa geli tak tertahankan lagi. Makanya, aku malah mempercepat kocokanku…… dan……… Aku mengejang. Aku melayang….. Tumpah tumpah….. Kutumpahkan semuanya……..! Lalu rebah… lemas.

Pembaca, walaupun persetubuhan yang barusan kulakukan itu enak, tapi bukan persetubuhan itu yang aku sebut di awal tulisan ini sebagai experience nikmat bersama Yanti. Hubungan kelamin ronde kedua dengan Yantilah yang memberiku pengalaman tak terlupakan. Begini ceritanya.

Setelah beberapa saat aku tergolek melepas lelah, aku bangkit ke shower untuk mandi. Pemandu di depan tadi mengatakan bahwa meskipun tarif yang berlaku itu all-in, tapi hanya termasuk sewa kamar untuk single shot selama satu jam. Jadi aku siap-siap untuk pulang. Tapi Yanti menahanku.

“Mas, sekali lagi yuk, Mas ambil double aja,” ajaknya.
Artinya, aku dapat waktu sejam lagi untuk ‘tembakan’ kedua dan membayar 2 kali tarif.
Kalaupun aku ingin main lagi, lebih baik aku ke depan mengambil orang lain. Pertimbangannya adalah dengan membayar yang sama, aku bisa ‘merasakan’ yang lain.
Ngapain dengan orang yang sama, walaupun enak. Lain orang lain pula sensasinya. Tapi janji Yanti membuatku berpikir.
“Nanti saya kasih gaya baru, deh Mas,” janjinya.
“Yang nyot-nyot kaya tadi ?” tanyaku.
“Nyot-nyotnya tetap, tapi posisinya beda, lebih enak, deh,” promosinya.
“Beda gimana ?”
“Susah diomongin, pokoknya coba deh, ditanggung Mas puas.”

Aku ragu-ragu. Di ronde kedua biasanya aku bisa lebih lama, hanya aku perlu waktu untuk bisa bangkit lagi. Kulirik ontolku, mengecil dan terkulai. Perlu waktu dan stimulasi intensif untuk membangunkan sampai tegang keras.

“Lihat, tuh,” kataku sambil mataku ke ontol.
“Ahh…gampang, aku ‘kan ‘ahli pembangunan’, OK Mas ?” Aku mengangguk. Segera ia meraih gagang aiphone.
“Ini Yanti, double,” info singkatnya kepada front desk.
“Yuk saya mandiin dulu,” katanya sambil menarik tanganku.
“Posisi yang gimana sih,” tanyaku penasaran sewaktu Yanti menggosoki batang otolku.
“Nanti dong…kita praktekin…” jawabnya sambil mulai meng-onani. Ontol itu belum bangun juga, cuma sedikit membesar. Perlu waktu, aku bilang juga.

Mandi yang persis seperti tadi pun selesai. Aku diberinya handuk baru. Yanti mulai mengguyur tubuhnya. Tiba-tiba aku ada ide. Kuambil sabun di tangan Yanti, lalu kusabuni tubuhnya, mulai dari buah dada. Ia tak menolak. Puting itu mengeras, mungkin karena kedinginan. Soalnya, saya tahu jarang profesional yang bisa ikut menikmati pelayanan yang diberikan. Dari dada, tanganku langsung ke selangkangan dan telunjukku memainkan ‘pintu’memeknya. Aku mulai terangsang, barangku mulai bergerak naik, walau belum keras. Sayangnya, adegan mandi selesai.

Kembali ia menjilati dadaku setelah aku terlentang, tapi kali ini aku mau ia langsung saja ke sasaran : ontolku, yang ‘turun’ lagi setelah kami selesai mandi. Kini ia aktif mengulumi, bahkan menyedot-nyedot, pelan-pelan ontolku bangkit lagi. Apalagi setelah lidahnya mengkilik-kilik ‘leher’ ontolku. Aku tegang mengeras. Yanti tahu kini saatnya untuk mulai, ia lepas kulumannya, lalu berbaring, bukan terlentang, tapi menghadap ke kanan, miring.

“Kita mulai posisi baru, ya Mas,” katanya.

Tidur miring ke kanan, ke dua kakinya dan tangan kanannya ada di memek nya. Lalu lutut dan paha kirinya ia tarik ke atas menampakkanmemeknya.

“Ayo… masuk, Mas,” perintahnya.

Gimana nih caranya, pikirku. Lutut kiriku bertumpu di antara pahanya yang terlipat dan lutut kananku menumpu pada belakang pahanya (ingat, ia tidur miring menghadap ke kanan). Mudah-mudahan Anda bisa membayangkan posisi kami ini. Aku mulai menusuk. Agak susah masuknya, Bung ! Maklum, dengan posisi begini lubangmemeknya menyempit. Jelas, lebih lezat rasanya dibandingkan ronde pertama tadi. Aku mulai memompa dalam posisi begini, aneh tapi sedaaap !

“Gimana…..Mas…..?” tanyanya terengah.
“Sedaaaap……..!” jawabku tak kalah ngos-ngosan.
Gesekan dindingmemeknya begitu terasa pada setiap inci batang ontolku. Tiba-tiba….
“Stop dulu Mas.”
“Kenapa…..” Aku berhenti pada posisi tanggung, batang masuk setengah.
“Masukin Mas.” Kini seluruh batang tenggelam.

Perlahan ia meluruskan ke dua kakinya kirinya yang selama ini terlipat. Wow… kemaluanku serasa terpilin oleh gerakannya itu. Lalu, perlahan pula ia gerakkan tubuhnya menjadi tengkurap ! Aku ngikut aja. Bacaan sex lainnya: Kisah Sex Nyata Derita Andini Gadis Seksi IGO

“Jangan sampai lepas…. Mas.”

Bukan main. Yanti tengkurap sempurna, sementara aku menusuknya dari belakang ! Biasanya, kalau saya main doggy style begini cewekku posisinya merangkak, tapi ini tengkurap ! Kok bisa ya ? Tentu saja lebih rapat dan lebih nikmat !

Dengan berpegangan pada pantatnya yang padat berisi aku menggenjot lagi. Kadang bertumpu pada lututku, kadang menindih tubuhnya sambil tanganku merayapi di buah dadanya yang tersembunyi. Entah berapa lama aku menggenjot, rasanya masih jauh menuju puncak. Belum ada rasa geli, masih lezat dan sedikit linu ! Kocokanku kupercepat…… makin cepat.

Sejenak terasa ‘greng’ seluruh tubuhku. Tangan ke dua kakinyaku capek karena gerakan mengocok, aku istirahat sebentar. Dan…. nyot… nyot… nyot… Lagi-lagi Yanti mempraktekkan ketrampilanmemeknya. Geli-geli enak ! Ketrampilan yang membuatku ‘naik’. Genjot lagi. Kocok lagi. Hampir nih. Lagi dan lagi. Akhirnya………. kusemprotkan kuat-kuat sambil terkejang-kejang. Aku terbang melayang ………….! Lalu lemas. Lemas karena kenikmatan.

Anda boleh mencoba teknik di atas kepada pasangan anda, entah itu istri, pacar, simpanan, atau apapun. Cuma, hati-hati kalau anda mau mencoba dengan isteri sah anda. Sampaikan bahwa teknik ini saya dapatkan dari buku. Kalau tidak, jangan-jangan isteri Anda nanti akan bilang :”Dapet pelajaran dari Yanti, ya…” Anda paling-paling akan bisa menjawab : “Lho, kok tahu…?”

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 12, 2017 Kisah Sex Nyata Perawan Menawan Janda Menggoda

Kisah Sex Nyata Perawan Menawan Janda Menggoda

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

Kumpulan Kisah Sex Nyata Perawan Memang Menawan Janda Sungguh Menggoda Pilihan Terbaik 2018
Kisah, Sex, Nyata, Perawan, Menawan, Janda, Menggoda, cerita sex asli, cerita sex pilihan, cerita sex terbaik
Kisah Sex Nyata Perawan Menawan Janda Menggoda

Cerita Sex Nyata – Kita berdua telentang di jok kita masing-masing, dengan kemaluan kita yg masih terbuka. Kita saling berpandangan dan tersenyum puas. Tangan kanan Neng Noeryanti meremas tangan kiriku, aku tidak tahu apa artinya, apakah ucapan terima kasih, pujian ataukah janji untuk mengulangi lagi apa yg telah kita lakukan.

 Cerita sex, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex igo, cerita sex selingkuh, cerita sex sedarah, cerita sex perkosaan, cerita sex perawan, cerita sex terupdate.

Sesudah istirahat sejenak, Neng Noeryanti mengambil tisue dan membersihkan cairan kental yg belepotan di perut dan kemaluanku. Neng Noeryanti membersihkannya secara mesra dan terkadang bercanda dengan mencoba meremas dan membangunkan kembali rudal aku.

“Neng. Jangan digoda lagi lho, kalo ngamuk lagi gimana..?” kataku bercanda.

“Coba aja kalo berani, siapa takut..!” jawabnya sambil menirukan iklan di TV. Sesudah membersihkan kemaluanku, dia juga membersihkan kemaluannya dengan tisue, dan memakai kembali CELANA DALAM-nya, merapihkan rok, blus dan BH-nya yg kusut. Sementara aku juga merapihkan kembali celana aku. Dia menyisir rambutnya, dan merapikan kembali riasan wajahnya, sambil melirik dan tersenyum ke aku penuh bahagia.

“Neng.., besok tetap lho ya jam sepuluh pagi. ” aku mengingatkan.

“Pasti donk, mana sih yg gag pengin sarang burungnya dimasukin burung. ” canda dia.

“Apalagi sarangnya sudah kosong lama ya Neng..?” godaku.

“Pasti enak kok kalo udah lama. ” jawab dia. Sesudah kita semua rapih, Neng Noeryanti aku antar pulang dengan tetap berdekapan, dia tertidur di dadaku, tangan kiri aku untuk mendekap dia dan tangan kanan aku untuk pegang stir. Sesampainya di rumah Neng Noeryanti, cuaca masih gerimis. Neng Noeryanti menawarkan untuk mampir sebentar di rumah.

“Vi, masuk dulu yuk..! Aku buatkan kopi hangat kesukaanmu. ” ajak Neng Noeryanti.

“Oke dech, aku parkir dulu mobilnya ya..?”

Sampai di dlm rumah Neng Noeryanti, ternyata Paino tidak ada. Menurut Bi Inah, pembantu Neng Noeryanti, katanya Paino hari ini tidak pulang, karena diminta atasannya dinas ke luar kota.

“Vi, ternyata Paino malam ini gag pulang. Kamu tidur aja disini, di kamar Paino. ” pinta Neng Noeryanti sambil senyum penuh arti. Aku tahu kemana arah pembicaraan Neng Noeryanti.

“Gag mau kalo tidur di kamar Paino, aku takut sendirian. ” godaku.

“Emangnya takut sama siapa..?”

“Ya takut kalo Neng Noeryanti nanti gag nyusul ke kamarku. “

“Ssstt..! Jangan keras-keras, nanti ada yg denger. ” Neng Noeryanti cemberut, takut kalo ada yg dengar.

“Ya udah, aku tidur sendiri di kamar Paino, kalo nanti malam aku dimakan semut, jangan heran lho Neng..!” aku pura-pura merajuk.

“Gag usah ribut, mandi sana dulu, nanti malam kalo semua orang udah pada tidur, kamu boleh nyusul aku ke kamar, gag aku kunci kamarku. ” bisik Neng Noeryanti pelan.

“Siip dach..!” aku ceria dan langsung pergi mandi.

Habis mandi, tubuh aku terasa segar kembali. Aku langsung pergi ke kamar, pura-pura tidur. Tetapi di dlm kamar aku membaygkan apa yg akan aku lakukan nanti sesudah berada di kamar Neng Noeryanti. Aku akan bercinta dengan orang yg sudah bertahun-tahun aku idamkan. Jam di kamar aku menunjukkan pukul 12:30 malam. Kudengarkan kondisi di luar kamar sudah kelihatan sepi. Tidak terdengar suara apapun. TV di ruang keluarga juga sudah dimatikan Bi Inah kira-kira jam 11 tadi. Bi Inah adalah orang yg terakhir nonton TV sesudah acara Srimulat yg merupakan acara kegemaran Bi Inah.

Untuk mempelajari suasana,gairahsex.com aku keluar pura-pura pergi ke kamar mandi. sesudah benar-benar sepi, aku mengendap-endap masuk ke kamar Neng Noeryanti. Lampu di kamar Neng Noeryanti remang-remang. Neng Noeryanti tidur telentang dengan mengenakan daster tipis yg semakin memperindah lekuk tubuh Neng Noeryanti. Tubuh Neng Noeryanti yg mungil tapi padat berisi, terlihat tampak sempurna dibalut daster tersebut. Dengan tidak sabar aku dekap tubuh Neng Noeryanti yg sedang telentang bagaikan landasan yg sedang menunggu pesawatnya mendarat. Neng Noeryanti aku dekap hanya tersenyum sambil berbisik,

“Sudah gag sabar ya..?”

“Ya Neng, perasaan waktu kok berjalan pelaan sekali..”Aku cium belakang telinganya yg mungil dan ranum, setelah itu ciuman aku bergeser ke pipinya dan akhirnya ke bibirnya yg mungil dan juga ranum. Kedua tangan Neng Noeryanti mendekap erat di leher aku. Tangan aku yg kiri aku letakkan di bawah kepala Neng Noeryanti untuk merangkulnya. Sedangkan tangan kanan aku gunakan untuk membelai dan melingkari sekitar susunya. Dan dengan perlahan dan lembut, telapak tangan aku gunakan untuk meremas-remas lingkaran luar buah dadanya, dan ternyata Neng Noeryanti sudah tidak memakai BH lagi.

Erangan-erangan lembut Neng Noeryanti mulai keluar dari bibirnya, sedangkan kedua kakinya bergerak-gerak menandakan birahinya mulai timbul. Remasan-remasan tanganku di seputar susunya mendapatkan reaksi balasan yg cukup baik,gairahsex.com karena kekenyalan susu Neng Noeryanti kelihatan semakin bertambah. Tangan kanan aku geserkan ke bawah, sebentar mengusap perutnya, beralih ke pusarnya, dan akhirnya aku gunakan untuk mengusap kemaluannya. Ternyata Neng Noeryanti juga sudah tidak memakai CELANA DALAM, sesampai kemaluannya yg bulat dan mononjol, dan kelembutan rambut kemaluannya dapat aku rasakan dari luar dasternya.

Kedua kakinya semakin melebar, memberikan kesempatan seluas-luasnya tangan aku untuk membelai-belai kemaluannya. Ciuman aku beberapa saat mendarat di bibirnya, setelah itu aku alihkan turun ke lehernya, ke belakang telinganya,gairahsex .com dan akhirnya turun ke bawah, melewati celah di bukit kembarnya. Aku ciumi lingkaran luar bukit kembarnya, sebelum akhirnya menyiumi puting susunya yg sudah mengacung. Saat lidah aku menyium sampai ke putingnya, nafas Neng Noeryanti kelihatan mengangsur, menunjukkan kelegaan.

“Uuuccghh.. Allvii..!”Tali daster yg menggantung di pundaknya, aku pelorotkan sesampai menyembullah kedua bukit kembarnya yg kenyal, dengan kedua putingnya yg sudah mengacung dan tegang.

Aku ciumi sekali lagi kedua bukit kembarnya, dan aku jilati putingnya dengan lidah. Sementara kedua jari dari tangan kanan aku secara bersamaan membelai-belai kedua selangkangannya, yg terkadang diselingi dengan usapan kemaluan luarnya dengan telapak tangan kanan aku. Belaian ini memberikan kehangatan di bibir kemaluannya, selain untuk meningkatkan rasa penasaran liang senggamanya. Jari tengah aku gunakan untuk mebelai-belai bibir luar kemaluannya yg sudah sangat basah. Aku usap klitorisnya dengan lembut dan pelan dengan menggunakan ujung jari, membuat Neng Noeryanti semakin menikmati belaian lembut klitorisnya.

Bibir kemaluannya semakin merekah dan semakin basah. Lidahku masih menari-nari di kedua putingnya yg semakin keras, jilatan lidah aku memberikan sensasi yg kuat bagi Neng Noeryanti. Terbukti dia semakin erat meremas rambut aku, deru nafasnya semakin memburu dan lenguhannya semakin kencang.

“Uuuccgghh.. Aaallvii.. uugghh.. eennaaggkk..”Aku jilati kedua putingnya kanan dan kiri bergantian, sambil meremasi dengan lembut tetapi sedikit menekan kedua susunya dengan kedua tangan aku. Sesudah aku puas menciumi susunya, ciuman aku geser ke arah perutnya, aku jilati pusarnya, kembali Neng Noeryanti sedikit menggelinjang, mungkin karena kegelian. Ciuman terus aku geser ke bawah, ke arah pahanya, turun ke bawah betisnya, terus naik lagi ke atas pahanya, setelah itu ciuman aku arahkan ke rambut kemaluannya yg lebat. Mendapat ciuman di rambut kemaluannya, kembali Neng Noeryanti menggelinjang-gelinjang. Aku buka bibir kemaluannya yg merekah, aku ciumi dan jilati seputar bibir kemaluannya, terus lidah aku diusapkan ke klitorisnya, dan bergantian aku gigit, terkadang aku hisap klitorisnya.

Setiap sentuhan lidah aku menjilat pada klitorisnya, tangan Neng Noeryanti menjaneng rambut aku. Kepalanya menggeleng-geleng, dengan dada yg dibusungkan, kedua kakinya mendekap erat leher aku, dan kicaunya semakin tidak karuan,

“Uuuccgghh.. Aaallvvii.. uughh.. ggeellii.. uuff.. ggeellii.. seekkaallii..”Cairan yg keluar dari kemaluannya semakin banyak, bau khas liang senggamanya semakin kuat menyengat. Rintihan, lenguhan yg keluar dari mulut Neng Noeryanti semakin kacau. Gerakan-gerakan tubuh, kaki dan gelengan-gelengan kepala Neng Noeryanti semakin kencang. Dadanya tiba-tiba dibusungkan, kedua kakinya tegang dan menjepit kepala aku. Aku mengerti kalo saat ini detik-detik orgasme akan segera melanda Neng Noeryanti. Untuk memberikan tambahan sensasi kepada Neng Noeryanti, maka kedua putingnya aku usap-usap dengan kedua jari tangan, dengan mulut tetap menyedot dan menghisap klitorisnya, maka tiba-tiba,

“Aaauughh.. Aallvvii aakk.. kkuu.. kkeelluuarr.. Aaacchh..!”Aku tetap menghisap klitorisnya. Dan dengan nafas masih terengah-engah, Neng Noeryanti bangun dan duduk. “Ayo Alvi.., gantian kamu tidur aja telentang..!” kata Neng Noeryanti sambil menidurkan aku telentang. Gantian Neng Noeryanti telungkup di samping aku. Tangannya yg lembut sudah mulai mengelus-elus gagang kemaluan aku yg sudah sangat tegang. Mulutnya yg mungil mencium bibir, terus turun ke puting. Aku merasa sedikit kegelian saat dicium puting aku.

Mulutnya terus turun mencium pusar, dan akhirnya aku rasakan ada rasa hangat, basah dan sedikit sedotan sudah menjalar di rudal aku. Ternyata Neng Noeryanti mulai mengocok dan mengulum kejantanan aku. Neng Noeryanti mengulumnya dengan penuh nafsu. Matanya terpejam tetapi kepalanya turun naik untuk mengocok rudal aku. Kepala kemaluan aku dijilatinya dengan lidah. Tekstur lidah yg lembut tapi sedikit kasar, membuat seakan ujung jari kaki aku terasa ada getaran listrik yg menjalar di seluruh kepala. Jilatan lidah di kepala rudal memang sangat enak. Aliran listrik terus menerus menjalar di sekujur tubuh aku.

Kepala Neng Noeryanti yg naik turun mengocok kejantanan aku yg aku bantu pegangi dengan kedua tangan. Kocokannya semakin lama semakin kuat, dan hisapan mulutnya seakan meremas-remas seluruh gagang keperkasaan aku. Seluruh pori-pori tubuh aku seakan bergetar dan bergolak. Getaran-getaran yg menjalar dari ujung kaki dan dari ujung rambut kepala, seakan mengalir dan bersatu menuju satu titik, yaitu ke arah rudal keperkasaan aku.

Getaran-getaran tersebut makin hebat, akhirnya kemaluan aku menjadi seolah tanggul yg menahan air gejolak. Lama-lama pertahanan kemaluanku seakan jebol, dan tiba-tiba aku menjerit.

“Mmmbbakk Ningggruumm.. aaggkkuu kkelluuaarr..!”Mendengar aku mengerang mau keluar, mulut Neng Noeryanti tidak mau melepaskan gagang kejantanan aku, tetapi malah kulumannya dipererat. Mulut Neng Noeryanti menyedot-nyedot cairan yg keluar dari rudal aku dengan lahapnya, seakan tidak boleh ada yg tersisa. Gagang kemaluan aku dihisap-hisapnya seakan menghisap es lilin. Sensasinya sungguh sangat dahsyat. Ternyata Neng Noeryanti sangat ahli dlm permainan oral. Nafas aku sedikit tersengal, tubuh sedikit lemas, karena seakan-akan semua cairan yg ada di tubuh, mulai dari ujung kaki sampai dengan kepala, habis keluar tersedot oleh Neng Noeryanti. Neng Noeryanti tersenyum puas sambil menggoda,

“Gimana rasanya..?”

“Waduh.., Neng luar biasa..” jawabku sambil masih terengah-engah.

“Gag kalahkan dengan yg muda..?” kata Neng Noeryanti dengan berbangga.

“Yaa jelas yg lebih pengalaman donk yg lebih nikmat.” Kita istirahat sejenak sambil minum. Tetapi ternyata Neng Noeryanti memang luar biasa. Baru istirahat beberapa menit, tangannya sudah mulai bergerak-gerak di perut, di paha dan di selangkangan aku, membuat rasa geli di sekujur tubuh.

Tangannya kembali meremas-remasgagang kemaluan aku. Karena masih darah muda, maka hanya sedikit sentuhan, kemaluan aku langsung berdiri dengan gagahnya mencari sasaran. Melihat gagang keperksaan aku dengan cepatnya berdiri lagi, wajah Neng Noeryanti kelihatan berseri-seri. Sambil tangannya tetap mengocoknya, kita saling berciuman. Bibir Neng Noeryanti yg mungil memang sangat merangsang semua laki-laki yg melihatnya. Ciuman yg lembut dengan usapan-usapan tangan aku ke arah putingnya, membuat birahi Neng Noeryanti juga cepat naik. Putingnya seakan-akan menjadi tombol birahi. Begitu puting Neng Noeryanti disenggol, lenguhan nafasnya langsung mengencang, kedua kakinya bergerak-gerak, pertanda birahinya menggebu-gebu. Aku usap liang senggamanya dengan tangan, ternyata liang kenikmatan Neng Noeryanti sudah sangat basah.

“Gila bener cewek ini, cepet sekali birahinya.., ” pikir aku dlm hati. Neng Noeryanti menarik-narik punggung aku, seakan-akan memberi kode supaya senjata rudal aku segera dimasukkan ke sarangnya yg sudah lama tidak dikunjungi burung pusaka.

“Ayo dong Vi..! Cepetan, Neng sudah gag tahan nich..!”Alat vitalku sudah semakin tegang, dan aku sudah tidak sabar untuk merasakan kemaluan Neng Noeryanti yg mungil. Aku sapukan perlahan-lahan kepala kejantanan aku di bibir kemaluannya. Kelihatan sekali kalo Neng Noeryanti menahan nafas, tandanya agak sedikit tegang, seperti gadis yg baru pertama kali main senggama. Sesudah menyapukan kepala rudal aku beberapa kali di bibir kenikmatannya dan di klitorisnya. Akhirnya aku masukkan burung aku ke sarangnya dengan sangat perlahan.

Kedua tangan Neng Noeryanti meremas pundak aku. Kepalanya sedikit miring ke kiri, matanya terpejam dan mulutnya sedikit terbuka sangat seksi sekali, tandanya Neng Noeryanti sangat menikmati proses pemasukan gagang kejantanan aku ke liang senggamanya. Lenguhan lega terdengar saat kepala kemaluanku membentur di dasar liang kenikmatannya. Aku diamkan beberapa saat rudal aku terbenam di liang senggamanya untuk memberikan kesempatan kemaluan Neng Noeryanti merasakan rudal kenikmatan dengan baik. Baca juga: Kisah Sex Terbaru 2017 Istri Juragan Suka Mesum

Aku pompakan gagang kejantanan aku ke liang senggama Neng Noeryanti dengan metode 10:1, yaitu sepuluh kali tusukan hanya setengah dari seluruh panjang gagang kejantanan aku, dan satu kali tusukan penuh seluruh gagang kejantanan aku sampai membentur ujung rahimnya. Metoda ini membuat Neng Noeryanti merancau tidak karuan. Setiap kali tusukan aku penuh sampai ujung, aku kocok-kocokkan kejantanan aku beberapa lama, akhirnya aku rasakan kaki Neng Noeryanti melingkar kuat di pinggang aku. Kedua tangannya mencengkram punggung aku, dan dadanya diangkat membusung, seluruh tubuhnya tegang mengencang, diikuti dengan lenguhan panjang,

“Aaacchh.. aauugghh.. Aallvvii.. aakku.. kkeelluuaa.. aa.. rr..!”Gagang kemaluan aku terasa sangat basah dan dicengkram sangat kuat. Merasakan remasan-remasan pada rudal aku yg sangat kuat, membuat pertahann aku juga seakan makin jebol dan akhirnya,

“Ccrroot.. croot.. crrot..!” aku juga keluar. Sesudah permainan itu, aku sering melakukan hubungan seks berkali-kali, bisa seminggu dua kali aku melakukan hubungan seks dengan Neng Noeryanti. Ternyata nafsu seks Neng Noeryanti cukup besar, kalo satu minggu aku tidak bermain seks dengan Neng Noeryanti, pasti Neng Noeryanti akan main ke rumah, ataupun sesudah bekerja, dia akan menelpon aku di kantor untuk meminta jatah.

Aku melakukan hubungan seks dengan Neng Noeryanti bisa dimana saja, asal tempatnya memungkinkan. Baik di rumah aku, di rumah dia, di hotel, di mobil, di garasi, di kamar mandi sambil berendam di bath-tub, di dapur sambil berdiri, bahkan aku pernah bermain seks di atas kap mesin mobil aku. Ternyata berhubungan seks itu kalo dengan perasaan agak takut dan terkadang tergesa-gesa, memberikan pengalaman tersendiri yg cukup mengasyikkan.

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 11, 2017 Kisah Sex Nyata Terupdate Hasan Anak Sulungku

Kisah Sex Nyata Terupdate Hasan Anak Sulungku

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

Kumpulan Kisah Sex Nyata Terupdate Hasan Anak Sulungku Terbaru 2018
cerita sex sedarah, kisah nyata sedarah, ngentot sama anak sulung, cerita mesum sedarah, cerita xxx sedarah terbaru 2018
Kisah Sex Nyata Terupdate Hasan Anak Sulungku

Cerita Sex Sedarah 2018 – Aku sudah 15 tahun menjadi janda. Kubesarkan ketiga anak-anakku dgn kekuatanku. Aku harus pontang pantng mencari rejeki, agar anak-anakku bisa terus sekolah. Sesudah lima tahun aku sendiri, anak sulungku Hasan mulai bisa membantuku di warung dan dua adik perempuannya harus pula kerja keras di rumah, walau mereka masih SMP. Aku banga pada anak sulungku yg mau membantuku di warung berjualan. Dia mau bekerja keras mengangkati barang-barang pelanggan, seperti beras selalu dia pikul seberat 20 Kg.

Nilai raportnya di sekolah bisa dikatakan bagus dan Kita senang padanya. Aku kira, dia adalah seorang anak yg sangat berbakti kepada ibunya yg sudah janda.
Ketika bapaknya meninggal dunia dia masih kelas 5 SD dan adiknya yg kercil belom sekolah.

Sebagai anak masih kelas 5 SD, aku dan ketiga anak-anakku selalu tidur sekamar. Terkadang aku membutuhkan Hasan untuk mengambil air panas, untuk menyeduh susu anak bungsuku. Hasan selalu saja kurang tidur. Seandainya hujan, aku selalu mengeloni Hasan untuk melepas rinduku pada bapaknya yg mirip sekali dgn wajahnya.

Aku menolak setiap tawaran laki-laki yg mau menikahiku. Terlebih seandainya laki-laki itu tak jelas, mau hidup menumpang pula dalam kehidupanku yg yg aku anggap sudah susah, sementara mereka mengangap aku orang mampu karena memiliki dua buah kios peninggalan suamiku yg kupertahankan dgn gigih.

Hasan memang suka kolokan. Malam-malam dia suka membuka bajuku dan menyusu. Bila aku larang, dia selalu merengek. Dia tak malu menyusu di depan adik-adiknya. Lima tahun, dia terus menyusu padaku, walau sebenarnya air payudaraku sudah tak ada. Sampai kelas 3 SMP, dia tak bisa tidur, kalau dia tak menyusu.

Saat yg terjadi padaku, setiap kali di menyusu, terus terang aku selalu nafsu, karena usiaku juga masih produktif. Terkadang, seandainya aku butuh, aku malah sering menyodorkan pentil payudaraku ke mulutnya, kemudian tanganku meraba-raba klitorisku. Sampai akhirnya aku tertidur pulas, Sesudah aku tiba pada puncak orgasmeku. Terkadang, Hasan justru tertidur lebih dulu, sebelom aku tiba pada orgasmeku, lalu aku memaksanya untuk kembali mengisap payudaraku. Seandainya dia tak mau, aku mengancam, kalau besok-besok aku tak mengizinkannya menyusu lagi.

Lima tahun dia terus menerus menyusu, sampai dia kelas 1 SMA. Semakin lama, cara menyusunya semakin membuatku benar-benar bernafsu. Dia selalu menyusu saat Kita nonton TV, ketika adik-adiknya sudah tidur, atau kalau dia ingin menyusu, dia tingalkan kamar tidurnya, lalu datang ke kamar ku dan langsung saja membuka bajuku dan terus menyusu. Sesudah puas menyusu, dia kembali ke kamar tidurnya. Malam itu, 10 tahun lalu tak demikian. Kisah Dewasa Terbaru

Kita nonton TV bareng, sampai pukul 01.00, karena ada acara yg menarik. Sambil menonton, aku menyodorkan payudaraku ke mulutnya, karena aku juga bernafsu melihat adegan dalam film yg Kita tonton dgn menggunakan antena parabola, dari Prancis. Mungkin sebuah kesalahan bagiku, aku membiarkan tangan Hasan menepis t anganku, saat aku meraba klitoris-ku. Tangan Hasanlah yg menggantikan rabaan pada klitorisku dan aku menikmatinya. Aku berada di awang-awang rasanya, permainan tangannya mampu membuatku terbang melayang.

Aku pun sudah tak duduk di sofa lagi, melainkan aku sudah duduk di lantai yg beralaskan karpet. Saat itu, tanpa sadar, karena aku sudah demikian hampir tiba pada orgasmeku. Aku tak ingat lagi bagaimana kejadiannya, tiba-tiba kemaluan Hasan sudah mesuk penuh ke dalam kemaluanku. Aku mulai dipompanya dari atas dan aku melayaninya, sampai aku orgasme dan memeluknya dgn kuat. Saat itu pula Hasan melepaskan air maninya beberapa kali.

Lama kelamaan pelukan Kita merenggang. Saat itulah aku sadar, kalau Hasan masih berada di atas badanku.
“Kenapa kamu perkosa Ibu? Kan aku ibu kandungmu?” kataku setengah berteriak dalam bisikku. Hasan tak menjawab.
“Kenapa, Nak?” tanyaku lagi.
“Maafkan Hasan Bu. Hasan gak sengaja. Hasan nafsu sekali. Sudah lama sekali Hasan menginginkannya,” katanya ketakutan.
“Tapi….” aku meneteskan air mata.
“Maafkan Hasan, Bu…”
Kita pun diam. Kuturunkan kain sarungku untuk menutup kemaluanku. Lalu aku mengambil celana dalam Hasan dan memakaikannya. Saat aku memakaikannya, aku masih melihat kemaluannya masih basah berlendir.

Cerita Ngentot Terbaik Aku mematikan TV dan pergi meninggalkannya. Kumasuki kamarku dan dan kukunci dari dalam. Kulihat kedua putriku tertidur dgn pulas. Aku terus menangis, sampai kemudian aku tertidur pulas dan bangun kesiangan. Aku terbanguin, Sesudah Hasan menggedor kamarku dan aku membuka pintu. Begitu aku membuka pintu, Hasan memelukku dan memohon maaf atas kejadian tadi malam. Aku diam saja. Hasan mengikutiku kemana saja sampai aku mulutku mengeluarkan kata-kata:

”Ya.. sudahlah.”

Beberapa hari Kita tak saling tegur sapa. Sepulang dari sekolah dia langsung ke warung membantuku. Di warung dia mengganti pakaiannya. Begitu dia datang, aku langsung menyiapkan makan siangnya, tanpa bicara apa-apa. Dia juga makan dalam diamnya dan bekerja dalam diamnya, karena dia sudah mengetahui apa yg harus dia lakukan sebagai tugas tugas rutinnya.

Sesudah sepuluh hari, dia memasuki kamarku dan membuka bajuku, lalu menyusu. Duh…. bathinku. Hasan datang tepat waktu, saat aku demikian bernafsu malam itu. Tak bisa kutolak perbuatannya, karena entah kenapa aku benar-benar sangat bernafsu.

“Jangan di sini. Tunggu aku di kamarmu,: bisikku. Hasan langsung ke luar kamar. Kupastikan kedua putriku tertidur pulas, aku pun mendatanginya ke kamar tidurnya. Langsung kubuka payudaraku untuk kusodorkan ke mulutnya. Hasan justru memelukku dan mencium bibirku dan melumatnya. Aku refleks membalas lumatan bibirnya dan Kita saling melumat, dan semuanya berlangsung demikian saja, dan aku sudah telanjang bulat.

Payudaraku menjadi sasarannya dan kemaluanku dielus-elusnya, sampai basah kuyup. Dan… aku merasakan kemaluanku sudah dipenuhi sebuah benda hangat.

Kita saling berpelukan lalu Kita saling jilat, saling gigit dan segalanya, hingga Kita berdua t iba pada pubncak kenikmatan Kita. Lalu Kita terkulai, sampai Kita dibangunkan oleh adzan subuh. Kita bersiap-siap memakai pakaian Kita dan aku segera kembali ke kamarku.

Sebulan Sesudah itu, aku ternyata tak haid. Saat aku periksakan, hasilnya menyatakan aku sudah hamil tiga minggu. Aku panik. Aku mendengar cerita-cerita kawan kawan diwarung, sampai aku mengatakan ada tetanggaku yg hamil sudah tiga minggu, sementara suaminya sedang merantau. Bagaimana mengatsinya. Kasihan tetanggaku, ujarku. Seorangt kawan mengajariku, agar aku membawa sang tetangga ke sebuah ahli jejamuan. Katanya kalau belom lewat sebulan masih gampang di lunturkan. Nasihatnya aku turuti, Malam aku minum jamunya, besok siangnya aku haid selama empat hari.

Kisah Mesum Ibu Kandung Sesudah kulaporkan pada kawanku bahwa nasihatnya itu manjur, kawanku di warung menganjurkan agar tetanggu yg aku ceritakan padanya, memakai susuk KB pada seorang bidan yg dia kenal dan laki-laki selingkuhannya itu memakai kondom jadi aman, sebab keduanya sudah saling menjaga.

Aku memutuskan, aku harus memakai susuk KB dan aku membayarnya kepada sang bidan. Kemudian aku menyediakan sekotak kondom dan memberinya kepada Hasan tanpa penjelasan. Hasan ternyata mengerti maksudku.

Setiap hari tak ada lagi pertanyaan atau komenmtar apapun di antara Kita. Jelasnya, kepada dua putriku aku mengatakan, pintu kamar jangan dikunci. Mana tau ada apa-apa, biar Hasan abang mereka bisa cepat membantu. Kedua putriku malah meledekku. Katanya, biar Hasan bisa nyusu, kapan dia dia mau.
“Hus… sudah… namanya juga sudah kebiasaan, jadi susah merobahnya,” kataku dan mereka dapat menerimanya, walau seoprang putriku sudah kelas 3 SMP.

Hasan juga tak pernah mengunci pintu kamarnya. Yg paling membuatku senang, dia sama sepertiku. Tidur hanya memakai kain sarung tanpa pakai celana dalam. Seandainya aku membutuhkannya, aku gampang saja mengungkap kain sarungnya, kemudian mengulum kemaluannya sampai tegak berdiri, Seandainya dia tak bangun juga Sesudah kemaluannya mengeras, aku yg menaiki badannya.

Sebenarnya dalam usianya ke 39 tahun aku sadar kalau sudah menua. Tapi di sisi lain, kenapa justru pada usiaku seperti ini, nafsuku justru meledak-ledak. Apakah karena aku sangat percaya pada anakku sendiri, atau apakah karena aku sangat menyayginya ataukah aku yg tak mampu membendung nafsuku yg berlebihan.

Sebaliknya Hasan sendiri selalu saja tak pernah menolak, bila aku membutuhkannya. Pernah suatu kali, di kios Kita, Karena sepi pembeli, Hasan tertidur di lantai di bawah meja-meja yg Kita buat. DImana di atas meja-meja itu, terbentang barang dagangan dan biasanya aku duduk di lantai menunggui pembeli. Tiba-tiba nafsuku membuncah dan kemaluanku cenat-cenut ingin disetubuhi. Kuraba kemaluan anakku dan kuraba-raba sampai mengeras. Hasan menurunkan celananya, sampai kemaluannya keluar dari celana. Saat itu, aku melepaskan celana dalamku dan aku beruntung, karena memakai rok kembang.

Cepat kunaiki badan anakku dan menuntun kemaluannya memasuki kemaluanku. Sesudah masuk, tiba-tiba pembeli datang membeli sabun mandi dan aku layani, sementara kemaluan Hasan berada di dalam kemaluanku. Kemudian aku harus melayani pembeli yg meminta kacang hijau dua kilogram. Aku terpaksa berdiri menimbangnya. Saat itu, aku merasa sangat tersiksa sekali dan aku melayaninya dgn cepat dan mengembalikan uangnya.
Sesudah dia pergi cenut-cenut di kemaluanku tak mampu kubendung dan aku kembali ke tempat semula dan menangkap kemaluan Hasan dan menuntunnya ke dalam kemaluanku.

Kutekan jauh kemaluan itu memasuki lubangku. Saat orang sepi cepat kuputar-putar pinggullku sembari melihat ke sekeliling, kemudian aku orgasme, sampai kemaluanku demikian basahnya. Hasan justru belom orgasme. Dia menahan badanku dan aku memberi peluang beberapa centi, hingga dia mampu menusuk-nusuk kemaluanku dari bawah, sampoai akhirnya dia menarik badanku rapat ke bawah dan dia melepaskan air maninya.

Aku bangkit dan Hasan memperbaiki celanaya, kemudian di pergi ke toilet umum, sedang aku melapnya pakai tissu. Sesudah Hasan kembali, baru aku ke toilet umum. Keadaan seperti biasa saja. Kita hanya saling melempar senyum puas saja. Senyum yg tak mungkin bisa diketahui oleh orang lain maknanya.

* * *

Sesudah sekian tahun Kita lakukan, pada sabtu malam aku bertanya, apa tak ingin bermalam minggu seperti kawan-kawan? Hasan balik bertanya, apakah dia boleh pergi? Kataku silahkan, asal jangan pulang larut malam. Hasan pun pergi dgn mengenderai sepeda motor bebek barunya. Aku gelisah. Tak tau apa yg kugelisahkan, begitu melihat jam sudah pukul 24.00. Aku terus menunggu Hasan di depan televisi. Pukul 24. 15 aku mendengar sepeda motornya memasuki teras rumah dan aku cepat membuka pintu. Aku merah dalam hjatiku, karena Hasan lama sekali baru pulang. Kisah Sex Nyata Sama Anak Kandung

“Kenapa Kita lama sekali pulangnya?”
“Cerita-cerita sama kawan Sesudah pulang nonton film,” jawabnya sekenanya.
“Kamu pasti bawa perempuan ya?” kataku. Aku sangat cemburu sekali. Aku yakin dia sudah punya pacar karena sudah setahun dia menjadi mahasiswa. Hasan menatapku dgn tajam.
“Mana mungkin aku pacaran, Bu. Kan aku sudah punya pacar,” katanya dingin. Akau semakin cemburu. Kutangkap dia dan bertanya siapa pacarnya. Kemarahanku membuat dia berbisik di telingaku.
“Kan ibu sendiri pacarku. Mana ada yg lain,” katanya. Darahku langsung berubah dingin. Dia tersnyum manis meluluhkan hatiku.
“Apakah kamu serius, kalau aku ini pacarmu, bukan ibumu?” tanyaku melunak.
“Kedua-duanya. Pacarku dan ibuku juga. Mungkin sudah menjadi isteriku,” jawanya tegas. Aku tersenyum dan memeluknya. Dia balas memelukku, menciumku, akhirnya Kita ke kamarnya dan melakukan persebadanan.

* * *

Sesudah dilantik jadi sarjana beberapa tahun, kedua adik-adiknya pun sudah menikah. Sibungsu malah tak sempat kuliah. Begitu lulus ujian kelas tiga, dia langsung dilamar. Mereka berdua sudah diboyong oleh suaminya, bahkan kota Kita berjarak ratusan kilometer. Aku sudah berusia 53 tahun. Hasan tak menikah-menikah juga. Egoiskah aku. Suatu malam, aku bertanya padanya, apa tak punya rencana menikah? Katanya dia tak akan menikah, karena dia yakin dia tak akan menemui perempuan sebaik dan secantik aku serta sehebat aku. Aku terenyuh juga mendengarnya.

“Aku kan sudah tua. Apa kamu tak ingin yg lebih muda, yg lebih kencang dan lebih segala-galanya,” kataku. Hasan marah besar. Aku berusaha menyadarkannya, agar dia realistis saja, kalau semua badanku sudah tak ketat lagi. Akhirnya dia marah lagi dan dia akan buktikan sesuatu yg mampu membuatnya betah, asal aku mau mengikutinya. Mana mungkin aku menolak keinginannya. Baca juga: Kisah Sex Terbaru Satpam Nakal Suka Istri Orang

Haru mengajakku bersetubuh. Dia membawa baby oil. Sebelomnya Kita sudah telanjang bulat dan aku sadar jkalau badanku, semuanya sudah kendur. Dia memintya kemaluannya aku kulum sampai dia mengeras. Dia suruh aku menungging, seperti biasanya, dia menusuk kemaluanku dari belakang. Yg terjadi bukan itu, dia melumuri kemaluannya dan melumuri duburku dgn baby oil. Perlahan aku merasakan ujung kemaluannhya menyentuh duburku, kemudian dia menekannya. Aku merasa sakit. Tapi aku harus menahannya, demi kebahagiaan Hasan. Perlahan tapi pasti, kemaluannya memasuki duburku. Perlahan dia menariknya, kemudian dia mensuknya kembali, demikian berulang-ulang.

Cerita Semi Terbagus Yg mulanya ada rasa sakit sedikit, lama-lama menjadi sebuah kenikmatan bagiku, terlebih saat dia menusuk-tarik kemaluannya, dia metremas-remas kedua buah dadakku. Terkadang tangannya mempermainkan klentitku. Makin lama tusuk tariknya semakin cepat dan aku merasakan semakin nikmat, kemudian dia merintih dan aku juga berdesis. Kita sama-sama orgasme.

Mungkin tak ada yg percaya, tapi aku juga tak ingin orang bisa percaya. Kini usiaku sudah 57 tahun, dan Kita masih saja terus melakukannya dgn Hasan. Terkadang aku kasihan padanya, karena dia tak menikah. Tapi terkadang aku mau marah dan mau membunuhnya, bisa dia terlalu dekat dgn perempuan mana saja, bahkan walau hanya aku tau dia berbicara basa basi saja. Tatapan mataku, diekatahuinya kalau aku cemburu berat dan Hasan pun menjaga dirinya.

Aku sudah tak memakai syusuk KB lagi, karena aku sudah beberapa tahun mati haid. Tapi jangan dikira nafsuku tak ada, malah sebaliknya, aku merasa nafsu seks ku biasa saja. Mungkin rasa cinta yg membuatku demikian dan orang selalu mengatakan aku seorang perempuan yg penuh semangat hingga susah menjadi tua.

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 11, 2017 Kisah Sex Nyata Derita Andini Gadis Seksi IGO

Kisah Sex Nyata Derita Andini Gadis Seksi IGO

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

Kumpulan Kisah Sex Nyata Pemerkosaan Derita Andini Gadis Seksi IGO Terbaru 2018 Selalu Update

cerita sex abg, cerita sex abg bispak, cerita sex perkosaan, cerita memperkosa abg seksi cantik
Kisah Sex Nyata Derita Andini Gadis Seksi IGO

Cerita Sex Perkosaan – Andini Blezynski dan pasangannya, turun dari kendaraan di depan rumah mereka. Mereka baru saja berkunjung ke kerabat mereka di Bandung, dan pada pukul 11 malam ini baru bisa sampai di rumah. Pada saat mereka berdua turun dari kendaraan, tiba-tiba ada Panther hitam yang mendekati sembari menyalakan lampu kendaraan yang sangat terang.

Karena silau dan kaget, Andini tidak langsung sadar bahwa kendaraan tersebut telah ada di sampingnya. Segera saja pintu Panther itu terbuka dan tiga pasang tangan keluar dari dalam kendaraan. Yang pertama memegang tangan kiri, yang kedua menarik tangan kanannya, dan yang ketiga meraih pinggangnya dan menarik badannya masuk ke Panther. Setelah Andini masuk ke dalam. Panther tersebut langsung tancap gas. Kisah Sex Terbaru 2018

Di dalam kendaraan, Andini melihat ada lima orang yang bertampang beringas yang pertama dipanggil Juragan oleh yang lain, ada juga yang Botak, yang satu lagi bermuka Bopeng dan di sampingnya ada salah satu matanya ditutup kain hitam ala bajak laut. Sedangkan di depan ada lagi yang berambut Kribo.

“Lepaskan! Apa-apaan ini?! Tolong!” teriak Andini sembari meronta-ronta, sementara tangan-tangan penculiknya menggerayangi badannya. Ada yang meremas pinggulnya, mengelus pahanya, dan yang membuat Andini menjerit kesakitan adalah Juragan dan Botak yang meremas buah dadanya keras-keras.

“Aaaah, jangan! Jangan! Lepaskan saya! Tolong!” Teriak Andini sembari berontak tanpa hasil.

Para penculik tersebut membuat Andini seperti boneka selama perjalanan ke markas penculik tersebut. Akhirnya Panther tersebut berhenti dan dengan dipegangi oleh 4 orang masing-masing di tangan dan kaki, Andini yang sudah kelelahan meronta selama perjalanan digotong masuk ke sebuah ruangan. Dalam ruangan itu hanya ada satu ranjang dan lemari besi.

“Ikat dia!” Juragan menyuruh 4 anak buahnya mengikat tangan dan kaki Andini ke sudut-sudut ranjang, sehingga badan Andini membentuk huruf X, kaki dan tangannya membuka lebar.

“Gimana sekarang Juragan?” tanya Kribo sembari menjilati bibirnya. Dia sudah sangat terangsang, gagang kemaluannya sudah menegang dari tadi.

“Kita giliran! Pertama gue, trus selanjutnya kamu gantian!” putus sang Juragan, “Sekarang kamu semua telanjangin aja dulu dia.”

“Jangan! Jangan! Lepaskan!” Andini mulai meronta-ronta lagi ketika Botak, Mata Satu, dan yang lainnya mendekatinya dan langsung merobek-robek bajunya sampai dia telanjang bulat. Andini menangis sekeras-kerasnya sembari terus berusaha melepaskan diri.

“Wow, bodinya oke banget” seru Botak, “Gila, bunder ama sih kamu. Gue taruhan pasti enak banget ngisep puting susu kamu!” Setelah itu mereka semua langsung melepas pakaiannya masing-masing. Andini menggigil ketakutan melihat ukuran kemaluan mereka yang luar biasa besarnya. Sementara anak buahnya menggerayangi badan Andini dari pinggir ranjang, sang Juragan langsung naik ke atas ranjang dan mengambil posisi di atas Andini.

“Gimana? Kamu udah siap kan Sayang? Tenang aja kamu bakal ngerasain yang belon pernah kamu rasain lewat pasangan kamu!” kata si Juragan sembari mengocok gagang kemaluannya agar benar-benar tegang.

“Jangan! Lepaskan saya! Saya janji tidak lapor polisi!” mohon Andini sembari menangis.

“Hush! Kita di sini mau senang-senang Sayang! Masa kamu mau pergi dulu!” kata si Juragan sembari mulai mengarahkan gagang kemaluannya ke lubang senggama Andini.

“Jangan.. jangan.. saaakkkit, jaangaaann aakkkhh” Andini berteriak-teriak ketika si Juragan mulai mendorong masuk gagang kemaluannya.

“Buset! Sempit amat kemaluan kamu.. Kamu seminggu maen berapa kali sih ama pasangan kamu?!” dengus si Juragan sembari terus mendorong gagang kemaluannya yang baru bisa masuk sampai kepala, sementara Andini menjerit sejadi-jadinya, karena selain masih sempit, lubang kewanitaannya juga kering sekali sehingga setiap si Juragan mendorong gagang kemaluannya sakitnya bukan main.

“Jangan! Ampun! Sakit sekali! Saya nggak kuat! Ampuungghhh” Andini kembali mendengus kesakitan ketika si Juragan mulai mendorong-dorong gagang kemaluannya lagi.

“Dorong sekalian aja Juragan!” saran Bopeng sesaat waktu dia berhenti mengisap-isap puting susu Andini.

“Oke Sayang! Kamu siap ya! Gue mau dorong kamu sekali lagi”, si Juragan bersiap sembari mengusap keringat di dadanya, Andini merintih-rintih ketika sodokan si Juragan berhenti sejenak. “Sakit sekkhhh.. Aaarrgghhh.. aaakkhhh…” si Juragan mendorong keras-keras gagang kemaluannya sembari memegangi pinggul Andini. Hasilnya seluruh gagang kemaluannya bisa masuk sembari diiringi jeritan Andini yang melengking tinggi. Setelah itu mulailah si Juragan bergerak maju mundur perlahan, setiap tarikan dan dorongan semuanya diiringi oleh erangan Andini.

Akhirnya setelah 15 menit maju mundur, si Juragan mulai bergerak makin cepat. Andini yang sudah kelelahan mengerang dan lemas, mulai merasakan sakit yang menggigit lubang kewanitaannya, sementara si Juragan makin cepat maju mundur sampai seluruh ranjang berguncang-guncang.

“Sakittt! Aaah, ampuuun! Ampuun…” Andini tak berdaya, badannya juga terbanting-banting di ranjang seirama dengan gerakan si Juragan. Badan Andini juga sekarang berkilau karena air liur yang dari lidah-lidah penculiknya yang menjilati badannya dari paha sampai wajahnya. Sekarang si Mata Satu sedang mengigiti puting susunya sementara si Bopeng menjilati wajahnya. Si Kribo meremas-remas susunya dan si Botak meraba sisa badan Andini yang lain.

“Eeeggh, gue mau keluar Sayang, eegh.. eegh.. eegh..” dengus si Juragan
“Yaa.. ya.. gue keluarin Sayang, akk.. eaaah.. eaaahh..” badan si Juragan mengejang sesaat sembari mendorong gagang kemaluannya masuk ke lubang kemaluan Andini. Dari gagang kemaluannya keluar sperma yang saking banyaknya sampai menetes keluar.

“Aaaah! Gue puas bener nih! Gimana dengan kamu Sayang?” perlahan si Juragan menarik keluar gagang kemaluannya yang lemas.

“Ampun, sakit sekali! Saya mohon, ampun..” erang Andini lirih karena kesakitan dan kecapaian diperkosa si Juragan selama 20 menit lebih.

“Oke sekarang giliran kamu semua, jangan rebutan, dia udah jadi milik kita sekarang! Gue mau duduk dulu biar jalan tol gue bisa istirahat!” si Juragan berkata sembari bersila di lantai, “Lo semua tunjukin gue kalo kamu jantan oke?!” Baca juga: Kisah Sex Terbaru Ibu Guru Yang Ternyata Haus Seks

“Beres Juragan”, seru mereka serempak.

“Sekarang gue duluan!” si Kribo naik ke atas ranjang.

“Halo Andini sayang! Kita mulai aja ya! Gue jamin punya gue lebih besar dari Juragan!” Andini kembali membelalakkan mata sembari berteriak.

Cerita Ngentot 2018 Tak lama kemudian jalan tol besar milik si Kribo sudah menyodok lubang kewanitaan Andini yang sudah tidak karuan bentuknya dan sodokan ganas ini membuat Andini meneteskan air matanya. Berjam-jam lamanya Andini mesti menerima siksaan dari laki-laki yang sudah lapar akan seks dan badan Andini yang sangat seksi dan menggairahkan itu.
Setelah mereka semua puas menyemprotkan cairan kenikmatan mereka ke dalam lubang kemaluanAndini. Mereka menampar Andini sehingga Andini menjadi pingsan dan ketika dia sadar, dia sudah berada di sebuah hutan yang dia sendiri tidak pernah mengenalnya sebelumnya.

Tak lama kemudian, Andini melihat sebuah cahaya lampu senter di kejauhan dan dia berpikir bahwa sebentar lagi dia bisa melaporkan kejadian yang baru saja dia alami ke polisi. Tetapi sayang sekali karena dugaan dia salah sama sekali. Cahaya cahaya lampu itu berasal dari pemuda-pemuda desa dan ketika mereka melihat badan Andini yang seksi dan panas itu, mereka tidak menolong Andini tetapi mereka malah memperkosa Andini. Sungguh pedih hati Andini menerima kenyataan bahwa dia harus melayani 20 pemuda pemuda sekaligus.

Ada beberapa pemuda yang menjilati buah dadanya yang gempal, ada yang memasukkan kemaluannya ke dalam lubang kewanitaan Andini yang penuh dengan sperma yang sudah tidak tahu lagi milik siapa sperma itu dan ada pula yang menancapkan gagangannya ke dalam anus Andini dan mulut Andini yang indah sekarang mesti melayani gagang kemaluan dari 3 pemuda dan dia mesti menjilatinya satu persatu sehingga tak lama kemudian wajah cantik Andini sudah dihiasi oleh sperma pemuda-pemuda itu. Setelah mereka semua puas memuaskan nafsu bejat mereka, mereka meninggalkan Andini seorang diri di hutan yang gelap itu.

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 10, 2017 Kisah Sex Nyata Asli Terhits 2017 Megan Call Girls

Kisah Sex Nyata Asli Terhits 2017 Megan Call Girls

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.

Kumpulan Kisah Sex Nyata Asli Terhits 2017 Megan Call Girls
kisah sex top, kisah sex hot, kisah mesum, kisah ngentot, cerita sex asli terbaru 2017
Kisah Sex Nyata Asli Terhits 2017 Megan Call Girls

Cerita Sex ABG Perkenalkan namaku Bram, umurku sekarang 28 tahun dan aku bekerja di sebuah perusahaan yang mempunyai kerja sama dengan banyak perusahaan provider. Dan disinilah aku mendapatkan sebuah pengalaman yang aku sangat inginkan, dengan merasakan nikmatnya tubuh SPG Surabaya yang seksi dan bohay abis.

Waktu itu aku ditugaskan oleh kantor untuk mengurus sebuah projek yang berhubungan dengan sebuah provider di Surabaya. Waktu itu aku bersama temanku yang bernama jhon. Dan setelah mendapatkan tugas dari kantor tersebut aku dan jhon langsung meluncur kesurabya menggunakan pesawat yang sudah dipesankan oleh perusahaan. Dan setelah kurang lebih 3 jam perjalanan, akhirnya aku sampai dibandara. Setelah dibandara aku sudah ditunggu sebuah mobil yang sudah menjemput aku dan jhon. Dan kami pun langsung menuju hotel yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Cerita Mesum SPG

Setelah dari kantor selesaikan urusan, kami kembali ke hotel dan bersih-bersih, dan kami kompakan untuk makan di hotel aja. jam 19.00 malam kami duduk di meja oval resto hotel, makan malam dilakukan, setelah itu kami memesan 6 cold beer. Sambil kami minum, kira2 8 -10 meja arah samping kanan kami, duduk seorang wanita dengan seragam sebuah provider Ternama,seragam khas perusahaan, menurut radar kami perkiraan umur sekitar 22-24 tahun, utk ukuran tubuh tidak bisa kami prediksi soalnya beliau lagi duduk, teteapi kalau dilihat dari struktur wajah, kemungkinan doi bisa membawa beban amunisi sekitar 32-34b. “”

Waktu mnunjukan sekitar jam 19.30 mlm, dan wanita itu masih tetap duduk diam sambil memainkan HP nya dan seperti ada yg ditunggu. Tiba-tiba dari arah lorong menuju kamar, seorang ROOM BOY (ROOM BOY) dengan tampang biasa dan berkulit gelap dateng menghampiri wanita tersebut dan menunjukkan sebuah kode mengangkat bahu, mungkin artinya NOTHING. Terlihat seperti dialog kekesalan diantara mereka, dan ROOM BOY itu pun berlalu mengambil minuman air putih botol yg kebetulan kulkas dekat dengan kami duduk. dengan semangat 45 aku tanya kepada ROOM BOY (ROOM BOY). “”

Aku : mas,.. itu cewek dari ternama ya?
ROOM BOY : betul boss, SPG bos.. mau?
Aku : mau dikenalin gt?..
ROOM BOY : Dilanjutin dikamar juga boleh..
Aku : oya, DC?
ROOM BOY : 1 jt /2jam + free on call servis 200room boy.
Aku : 500room boy all in,
ROOM BOY : waduh, ga bs boss, inikan SPG laen harganya.
Aku : 500 all in..
ROOM BOY : bentar ya boss.

dalam hati aku, si ROOM BOY pasti bimbang, ga mungkin dia mau melepas umpan lambung ini.

sekitar 15 menit, akhirnya si ROOM BOY dateng.
ROOM BOY : boss, deal ya gopek, tp sy minta pmbayrn nya didepan n dbyr skrg, bos tinggal tunggu di kamar aja.
enak aje.. emang gw bs lu boongin..
Aku :kamar sy 3** ini kuncinya, lo anterin cewek itu ke kamar, n gw byr kl cwk itu udh dikamar.
ROOM BOY : knp ga disini aja boss?
Aku : sini boss… kl elu mau jualan, lu jgn kaku, musti santai dan percaya dengan org yg bakal beli… okeh. skrg elu bawa cewek itu ke kamar, ato kita batal.
ROOM BOY : okehh okehh bos

Akhirnya si ladies dan aku sudah dikamar dan siap tempur. “”

Aku : halo.. gw indra (sumpeh name palsu gw)
Megan : gw Megan.. (dan emang ade namanya di badge)
Aku: abis plg kerja ya ?
Megan : iya kak… trus lsg ke sini ( buset manggil gw kakak, kayak belanja di mol aja manggil kakak)
Aku :km udh makan?
Megan : belum kak…
Aku : km mau makan apa, pesen aja.
Megan : boleh ya kak…
Aku: boleh dong, sekalian pesen minumannya…
Megan : makasih kak.. sambil dia langsung cium pipi gw

setelah pesenen tiba, saat itu lg di kamar mandi. Dan gw liat, nasgor kepiting dan 2 botol bir hitam, Kamnprettt…gw diajakin minum lagi, nyari penyakit ni betina. 20 menit setelah makan,si L ini lsg mendatangi gw yg tiduran sambil nyetel TV.

Aku : kamu bersih2 aj dl ya?
Megan : kakak mau nunggu..
Aku : yaaa..
15 menit berlalu.. dan

Aku : lho… km blm mandi???
Megan : udh kak
Aku : kok baju kantor msh dpake (dalem ati gw,nig betina mau ngebanggain korps kale)
Megan : kan nnti aku buka utk kakak..
Aku:…..

Si Megan pun mulai membuka baju dari atas…sambil diiringin dentuman dari tv lcd channel Fashion TV.. gila coiiii, ternyata bemper depan itu gw taksir 36b…Dan dia pun meliuk2 kan badannya, melepas bra hitamnya, (gw yakin nih betina udeh pernah under bone, alias menyusui (pernah -red). dan melepaskan CD hitam yg bagian depannya transparan..dan bertali tipis yg mengikat pinggang rampingnya.Dan terpampanglah dua gunung meroom boyabu 36 dan hutan tropis dibawah, beroom boyulu halus namun penuh menutupi kawah candaradimuko dan Megan pun mendatangi gw, sambil mengikat ranbutnya.. “Ngesex Meki SPG Bohay”

Aku : rambutnya dilepas aja.

dan dia dtg mulai menciumi leher,kuping dan mulai memainkan pentil gw (standar operasional Wp) hehehe. gw ga terlalu bereaksi,secara gw udeh minum 2 botol bir dan setegah botol red lsbel.., dan Megan pun mulai mecari hulu ledak gw…

Megan : ih… kak.. msh stengah hidup.
Aku: .
Megan : kak, kalo aku isep boleh ya…, ini kan pny aku.
Aku : boleh…

dengan telaten dia menghabiskan kemaluan gw, penuh irama, tdk tergesa2, dan sangat lembut memperlakukan si kemaluan, lidahnya bermain di ranah batang, dan kedua telur kodok pun di tak luput dari sapuaanya…, dan Megan pun mulai.. memainkan lidahnya di sun hole… dan Megan menghabiskan wkatu 20 menit utk merespon kemaluan.. Megan pun mulai naik, mengikuti dari arah tower gw, menuju perut gw yg bulu dikit, naik ke nenen gw, dan ingin melumat bibir gw. “”

Aku : upss sory… gw ga bs ciuman.
Megan : kenapa kak?
Aku : ini prinsip gw..
Megan : ok kak, tp Megan boleh kan cium leher kakak..
Aku : lanjutkan.

Aku pun mulai melancarakan serangan, dengan gerakan 1 jari utk semua..,Aku memainkan berlian sawo kemerah2an.. dan dlm wktu 2 menit, lembah itu menjadi basah…

Megan : ohjohhhhhh, kakak… geli kak…

Masuk menit ke 40, kemaluan gw dalam keadaan tegang, dan Megan pun berkata :

Megan : kak. Megan diatas ya.. boleh kan?
Aku : boleh…
Megan : kak… ga usah pk pengaman ya?
Aku : knp?
Megan: Megan suka ma kakak, n akung kakak,n Megan mau kakak mnumpahkan sperma kakak didalam
Aku: Pengaman musti di pake dong…, pake aja ya..

Megan : iya kak…,
dengan sigap Megan mulai menaiki dan menduduki tower gw…
Megan : iy..kak..susah masukkk.
Aku : pelan2 aja msukinnya..
Megan : uh owww.uhhh kak….kak…

Megan memulai irama dan dgn tempo Slow to middle to fast n balik lagi ke awal, Megan memutarkan pinggulnya, dan mengibaskan rambutnya. “Ngesex Meki SPG Bohay”

Megan : kak..remes dong dada aku….ohhhhhhhhh
Aku : Megan, skrg kakak diatas ya…
Megan : iya kak…

Aku pun mulai, memasuki ruang sempit itu, Aku lsg memainkan irama dengan FULL SPEED.

Megan; ohhhhhh … kak…kak…, udah kak udah kak..

Aku pun masih menghajar dgn full speed,dan berangsur turun ke middle beat… dan masuk ke beat slowly but sure…, Aku menghabiskan dada, leher dan telinga dari Megan. “”

Megan : aowww kak sakit… sakit kak,,…

Aku pun mengeluar konti, dan memeriksa pengaman… ternyata kering mak.. hahhaha
didalam gerakan M.O.T.

Megan berdiri dan mendorong badan gw, n kembali mengulum konti…
Megan : ih kakak, kok lama sih keluarnya…
Aku: ehehhee… cengar -cengir)
dan memasang CUPS yg kedua…
Aku : Megan, nungging….dan Aku pun menghajar Megan, dgn FULL SPEED –midlle- FULL SPEED…Aku pun sambil meremas dada Megan, dan Megan pun mengibas2kan rambutnya…
Megan : kakkk,,,..ampun kak……, hikks..kak…aku akung kakak..

Aku : Megan, buka paha kamu…
Megan : iya kak…
dan Aku pun mencoba mencari SUN hOLE nya Megan. n Aku pun mulai memasukan
Megan : pelan2 ya kak… aw…aw..

Aku pun mengganti cups yg ke 3, dan merasa bahwa ini harus diakhiri,
Aku pun naik dan memulai gerakan slow motion perlahan2 menaikan tempo…dan full power..
Megan : oh ohhhh…kakak… enak kak…
Aku pun menghajar habis2an, mulai terasa pergerakan sesuatu yng mengumpul di satu titik, Aku merasa ini akan masuk kedalam menit2 akhir,,
Aku : Megan… berdiri dong….

dan Megan pun berdiri dan melepaskan CUPS,,.. dan membawa kemaluan ke belahan dada nya… sambil melumuri kemaluan dengan liurnya dan melakukan HJ… dgn tempo slow n fast… dan aku pun menangkap kepala Megan dan minta memasukan ke mulutnya..dan Megan melakukan BJ n HJ bergantian…dan saat yg tepat, Aku pun mengeluarkan amunisi… “Ngesex Meki SPG Bohay”

sambil menahan kepala Megan yg lg menahan laju amunisi yg masuk ke dalam rongga mulutnya..

Megan : hok ohook
Aku haaa… lega…… dan Megan mencoba mengontrol pijatan pada batang dan telur ….
dan buset… sperma gw ditelen ma dy..
Megan : ih kak.. bnyk bgt sih…. bau baycline hehehe.. sambil berdiri..dan menciumi pipi gw dan berlalu ke kamar mandi.

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak

July 10, 2017 Kisah Sex Asli Kenikmatan Seorang Mahasiswi

Kisah Sex Asli Kenikmatan Seorang Mahasiswi

Kisah Hot Dewasa Terbaru, Koleksi Kisah Mesum Pelajar, Kisah Seks Amoy Cantik, Cerita Mesum Terlangka, Cerita Sex Terkini, Cerita Abg Binal Ngentot, Mengungkap Cerita Ngentot Terselubung, Tante Girang Bisyar, Mahasiswi Sange Nakal, Seputar Sex Terhits, Birahi Tinggi Remaja, ABG IGO Bispak Horny, Sex Pemerkosaan Terganas, Sex Sedarah Terhits, Skandal Mesum Tante Girang, Kisah Pesta Sex Remaja, Foto Syur Hot, Foto Bugil Terbagus, Tips Seksual Terlengkap dan Terpercaya.
 Kumpulan Kisah Sex Asli Kenikmatan Seorang Mahasiswi Bispak Terhot 2017
kisah dewasa, kisah ngentot, kisah sex, asli cerita sex, cerita abg mesum, mahasiswi bispak, sex ayam kampus
Kisah Sex Asli Kenikmatan Seorang Mahasiswi

Kisah Esexeseks Saya seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Panggil saja saya Borris. Cerita ini merupakan kisah nyata saya yang sampai saat ini masih berlangsung meskipun saya akui saya jenuh dan ingin mencari pengalaman lain dengan wanita yang berbeda pula.

Cerita berawal dari kisah pacaran saya dengan Mia, seorang mahasiswi yang berbeda kampus dengan saya. Setelah saya berpacaran dengannya selama dua bulan, barulah Mia menampakkan sisi kehidupan aslinya, bahwa dia penganut seks bebas. Keadaan itu saya ketahui dari perkataannya sendiri ketika saya selesai makan dengannya di sebuah warung mahasiswa khas Yogyakarta. Ketika itu dia cerita kalau selama tiga bulan dia tidak pernah disentuh lelaki termasuk saya. Maksudnya tentu saja merasakan kenikmatan seksual yang selama ini dipenuhinya dari mantan pacarnya yang terdahulu sebelum saya. Kontan saya kaget berat mendengar hal itu. Batang kemaluan saya langsung tegak dan seakan ingin loncat keluar.

“Kenapa kamu tiba-tiba jadi horny begini..?” tanya saya.
“Aku tiga hari ini habis nonton BF bareng temen- temen kosku..,” jawabnya, “Ayolah.., kamu mau ya..?” pintanya.

Aku semakin tidak karuan mendengar permintaannya itu sambil menggelayut di lenganku dengan manja. Akhirnya kuputuskan untuk meladeninya, meskipun aku belum pernah melakukannya sama sekali dengan wanita manapun. Dia tampak senang sekali mendengar kesediaanku meladeninya malam itu. Di kepalaku mulai timbul pikiran-pikiran yang kotor sambil berfantasi dengan kemolekan tubuhnya yang sintal, langsing dan berisi itu (payudaranya berukuran 34 A, kira-kira segitu deh). Seketika saja motorku langsung kubawa ke arah tempat kost-nya yang memang bebas, dan laki-laki boleh masuk, karena memang tetangga sekitar berjarak agak berjauhan dengan rumah itu. Sampai di kost-nya, aku memarkirkan motorku dan langsung digandeng masuk ke dalam kamarnya.

Teman-teman satu kost-nya langsung saja mengejek kami ketika kami baru saja masuk, “Waaahh, sudah kebelet ya.. abis yang kemarin itu..?” kata salah seorang dari mereka dan langsung disambut sorakan yang lainnya.

Aku hanya diam saja, sedang Mia tertawa kecil sambil berkata, “Biarin..! Orang gue juga kepengen kok..!”

Sesampainya di kamar, Mia bergegas mengunci pintu dan langsung menubrukku sampai aku tersungkur di kasurnya. Dia mulai menerkam bibirku dengan ciumannya yang penuh nafsu. Aku sudah tidak ada pikiran untuk menghentikan tindakannya itu. Aku langsung meladeni ciumannya yang ganas itu dengan ganas pula. Tangan Mia mulai merayap di kemaluanku yang masih tertutup celana. Aku tidak mau kalah juga, kusergap payudaranya dengan remasan yang lembut sambil kulepaskan satu persatu kancing bajunya.

Akhirnya dia pun berdiri karena melihatku mulai bernafsu dan sudah mulai membuka bajunya. Dia mulai membantuku membuka bajuku hingga celana dan sekaligus celana dalamku terlepas dari tubuhku dan dilemparkannya saja ke tepi ranjangnya. Begitu juga sebaliknya, kulucutkan pakainnya hingga kami sama-sama telanjang bulat. Tanpa pikir panjang, aku direbahkannya di atas kasur dalam posisi duduk, dan kini wajahnya sudah berada tepat di depan batang kejantananku yang sudah tegak berdiri.

“Aku kangen sama kemaluan lelaki..!” katanya sambil mengocok-ngocok lembut batang kemaluanku.

Aku semakin menggeliat. Baru pertama kali batang kemaluanku dikocok sama cewek. Kocokannya semakin terasa dan aku semakin mendesah hebat. Tidak sampai dua menit dia mengocok, tiba-tiba mulutnya diarahkannya ke batang kejantananku dan ia pun mulai mengulumnya. Gila..! Sensasi yang luar biasa. Aku terkesan dengan permainan mulutnya, sesekali dihisap, dimainkan menggunakan gigi, dikulum, dijilat dan banyak lagi deh.

Setelah agak lama dan aku juga sudah mulai sangat terangsang, kuangkat dia ke sebelahku dan sekarang aku yang berlutut di lantai, sedang Mia yang sekarang duduk di kasur. Aku sudah tidak tahan ingin mencoba merasakan menjilati miliknya yang gundul tanpa ada selembar bulu pun itu, karena tampaknya Mia sudah mencukurnya. Aku memulai dengan mempermainkan vaginanya terlebih dahulu menggunakan jari- jariku.

“Sssttt… aaahhh… terus..!” rintihnya ketika jariku mulai memasuki daerang liang senggamanya.

Aku mulai mempermainkan nafsunya dengan jari-jariku, dia mulai meronta dengan mengangkat-angkat pantatnya. Tidak lama setelah itu aku mulai menjilati dengan segala macam cara di lembah yang gersang itu, mulai dari kumasukkan lidahku ke lubangnya sampai kuputar-putar di lipatannya yang membuat Mia semakin meronta bagaikan orang yang kerasukan birahi. Sekitar 10 menit aku memainkan liang senggamanya, Mia mulai tidak tahan.

“Maaass… akuuu.. maauu.. keluarr… aaahhh… masukin aja pake… batangmu… Mass.., uuuhh… aaahh..!” rontanya sambil mengangkat-angkat terus pantatnya, sedangkan kepalaku masih ditekannya, seakan dia minta jangan dilepaskannya lidahku pada lembahnya.

Aku tidak mempedulikan rintihannya hingga suatu saat, “Seerr… haaahh… haaahh..!” Mia mengelinjang hebat merasakan orgasmenya. Liang kemaluannya tetap tidak kubiarkan menganggur, aku masih mempermainkan liangnya itu dengan jariku. Mia masih meronta. Langsung dia sergap batanganku, dikocoknya dan dikulumnya dengan penuh semangat. Aku sedikit meronta karena seakan Mia membalas perlakuanku padanya. Sex Nakal

Akhirnya aku langsung saja merebahkannya dalam posisi telentang, aku mulai membimbing batang kejantananku yang masih tegang hebat itu ke liang senggamanya, dan, “Slepp..!” batangankusudah masuk penuh. Ketika rudalku itu masuk penuh, Mia merintih, ” Haaahh.. Maaasss.. goyang..!” rintihnya manja. Kuturuti saja kata-katanya, aku mulai menggoyang pinggulku dan menyodok- nyodok lubang kenikmatannya dengan batang kejantananku.

Rintihan demi rintihan bergantian keluar dari mulut kami. Sampai akhirnya Mia semakin menggelenjang tidak menentu, aku tahu kalau dia sudah mau orgasme lagi. Melihat gejala itu, langsung saja kupercepat gerakanku sampai akhirnya, “Serr.. serr.. serr..!” keluarlah cairan kenikmatan itu dari liangnya.

“Stop… Stoop dulu… hhuuhhh… huuhh.. haaahh, jangan.. dicabut Mas..! Biarin aja..” pintanya. Aku pun tidak mencabut kemaluanku dan seketika kurasakan batang kejantananku dihisap-hisap liang vaginanya, gilaa..! nikmat sekali. Tidak lama kemudian aku dibaringkan ke kasur dengan posisi telentang. Kini posisi Mia ada di atas dalam keadaan duduk sambil mengocok batanganku dan membimbing lagi ke arah liang kemaluannya.

“Sleepp..!” “Oohh.. liangmu enak banget Say..!” kataku.
“Punya kamu juga bikin aku gila Mas..!” katanya sambil menaik-turunkan tubuhnya di atas tubuhku.

Tanganku tidak diam saja, kuraih payudaranya dan kukulum, kuhisap payudaranya bergantian sambilkumulai meremas bergantian tanpa berhenti. Rontaan Mia semakin hebat dan semakin kelojotan dia. Aku pun mulai tidak tahan, karena posisi inilah yang paling kusukai, karena tangan dan mulutku tidak akan berhenti hinggap di bagian tubuh wanita yang paling kusukai, yaitu payudara. Setelah sekitar 15 menit kami saling menggenjot birahi, akhirnya rasanya aku tidak dapat lagi menahan keinginanku meledakkan laharku.

“Saayy… aku maauuu keluar Saayy..!” rintihku.
“Tunggu aku Massss… ntar keluarnya aku kocokin aja..!” kata Mia yang membuatku kaget setengah mati dan langsung membayangkan bagaiamana nikmatnya dikocokin tangannya ketika mau orgasme.

Tidak berapa lama kemudian, aku merasakan jepitan pangkal paha Mia semakin keras, dan rontaannya semakin tidak beraturan, sedangkan aku juga sedikit mulai merasakan mau keluar. Seketika batang kemaluanku merasakan adanya cairan yang mengguyur dari dalam rahimnya sambil Mia terlihat kelojotan tidak beraturan. Aku belum merasakan mau keluar juga saat itu.

“Mia, keluarin aku juga dong. .!” pintaku merintih sambil meremas buah dadanya yang ranum itu. Seketika dia sudah mengocok batang kejantananku dan langsung membasahinya dengan ludahnya,dihisapnya dan dikulumnya layaknya sedang makan es krim. Tidak ada semenit aku sudah menumpahkan air maniku ke lehernya sambil kocokannya terus jalan tidak berhenti. Setelahitu dia membersihkan batang rudalku dengan jilatannya. Cerita Sex Terjitu

“Aku ntar malem pengen lagi ya..?” pintaku.
“Aku juga pengen lagi kok Mass..!” katanya dengan disertai ciuman lembut di bibirku.

Sejak saat itu aku mulai ketagihan hubungan seks dan kami berdua tidak pernah sungkan-sungkan lagi kalau lagi ingin melakukan hubungan seks. Pernah kami melakukannya sehari tiga kali. Bahkan kami pernah hanya melakukan 10 hari dengan oral seks saja, mengingat saat itu Mia baru menstruasi. Namun petualangan seksku belum berhenti sampai disitu.

Pernah suatu ketika, permainan hubungan seks kami diintip Ibu kost Mia dan dua orang teman kost-nya. Hingga saat Mia sudah lulus dan kembali ke kota asalnya, aku masih tetap main ke kost Mia karena setelah kepergian Mia, aku jadi simpanan Ibu kost Mia dan seorang teman kost Mia yang juga pernah mengintip kami melakukan hubungan seks itu sampai sekarang.

Koleksi Cerita Dewasa Sex ABG Perawan, Cerita Dewasa Sex SMA, Cerita Dewasa Sex Gangbang, Cerita Dewasa Sex SPG, Cerita Dewasa Sex ABG Bispak, Cerita Dewasa Sex Model, Cerita Dewasa Sex Suster, Cerita Dewasa Sex Mahasiswa, Cerita Dewasa Sex Mahasiswi Bispak